Proyek IKN Terganjal, Rocky Gerung: Jokowi Dibohongi Soal Kesiapan Infrastruktur

Kamis, 11 Juli 2024 - 07:57 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Proyek IKN Terganjal, Rocky Gerung: Jokowi Dibohongi Soal Kesiapan Infrastruktur

Rocky Gerung dan Jokowi (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Pengamat politik Rocky Gerung menilai bahwa Presiden Jokowi sedang dibohongi oleh para menterinya terkait rencana kepindahan ke IKN di Kalimantan Timur.

Rocky mengungkapkan bahwa para menteri tidak mungkin menolak keinginan Jokowi untuk segera pindah dan berkantor di IKN, namun hanya bisa berusaha untuk menundanya.

“Presiden mulai merasa bahwa rencana ini akan gagal. Para menteri dalam rapat di istana pasti berbohong, mengatakan bisa pindah dalam waktu dekat, misalnya pada bulan Juli,” ujar Rocky, seperti dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (11/7/2024).

BACA JUGA :  Ahok Minta JPU Periksa Erick Thohir dan Jokowi Soal Kasus Minyak Mentah Pertamina

Menurut Rocky, para menteri tidak mungkin menentang keinginan Jokowi, namun mereka akan memberikan alasan-alasan untuk menunda kepindahan.

“Mungkin nanti ada menteri yang bilang ada potensi banjir atau gempa bumi, supaya upacara penaikan bendera di IKN tidak jadi,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa dirinya akan pindah ke IKN dan mulai berkantor jika infrastruktur sudah siap, termasuk listrik dan air. Ia tidak ingin memaksakan sesuatu yang belum siap.

BACA JUGA :  Utang RI Menggunung, dr. Tifa : Orang Goblok yang Puji Jokowi

“Airnya sudah siap belum? Listriknya sudah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap, pindah,” kata Jokowi

Mantan Wali Kota Solo itu menyatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, air bersih dan listrik belum siap di IKN.

“Sudah (dapat laporan), tapi belum (siap),” ujarnya.

Mengenai penerbitan keputusan presiden (keppres) tentang pemindahan ibu kota, Jokowi mengatakan hal tersebut tergantung situasi di lapangan.

BACA JUGA :  Anies Geleng-geleng Kepala Saat Hakim MK Luruskan Bansos Jokowi

“Keppres bisa sebelum atau setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang belum siap. Semua dilihat dari progres di lapangan,” ungkapnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Berita Terbaru