Proyek IKN di Ujung Tanduk Terancam Terbengkalai

Jumat, 21 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Kota Nusantara (Sumber foto : Istimewa)

Ibu Kota Nusantara (Sumber foto : Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) berada di ujung tanduk dan terancam terbengkalai.

Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merosot dan investor asing tidak tertarik.

Kondisi ini semakin diperburuk dengan mundurnya Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada investor asing yang bersedia menanamkan modalnya di IKN.

Hal ini disebabkan oleh belum rampungnya pembangunan tahap pertama yang berfokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan.

“Desain kita itu klaster pertama ini selesai di lingkaran I (KIPP IKN), baru masuk investasi asing di lingkaran II,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2024).

BACA JUGA :  Jokowi Tunjuk Ma'ruf Amin Plt Presiden, Netizen Sebut Siasat Hindari Demo

“Sekarang belum mereka bisa lakukan investasi di IKN karena infrastruktur di lingkaran I belum selesai 100 persen. Sekarang kami lakukan percepatan,” tambahnya.

Hingga kini, pembangunan IKN masih sangat bergantung pada APBN. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan IKN diperkirakan mencapai Rp466 triliun, dengan kontribusi Rp89,4 triliun dari APBN, Rp123,2 triliun dari BUMN, dan Rp253,4 triliun dari Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta Pusat, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa pembangunan IKN untuk tahun 2024 telah menghabiskan Rp4,8 triliun dari APBN.

Jumlah ini hanya 12,1% dari total pagu untuk IKN, yaitu sebesar Rp39,8 triliun. Pada tahun 2023, dana yang sudah dihabiskan mencapai Rp27 triliun.

BACA JUGA :  Demo di DPR, Politikus PDIP Sebut Anjing Lebih Mulia dari Jokowi

Sementara pada tahun 2022 sebesar Rp5,5 triliun. Dengan total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp72,3 triliun, sisa dana APBN yang tersedia untuk tahun depan hanya Rp17,1 triliun.

Di sisi lain, Presiden Jokowi menepis anggapan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara terancam terbengkalai.

Menurutnya, proses pembangunan masih berjalan sesuai rencana, dengan upacara HUT RI 17 Agustus 2024 yang akan diselenggarakan di IKN dan Jakarta.

Jokowi juga menyebut bahwa pembangunan Istana Negara di IKN sudah mencapai 80%, baik dari sisi interior maupun eksterior, dan diperkirakan akan rampung pada bulan Juli.

Bahlil juga menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak sepenuhnya bergantung pada APBN. Ia menekankan bahwa proyek-proyek di IKN juga didukung oleh investasi lokal.

BACA JUGA :  Isu Reshuffle "Guncang" Kursi Mentan Syahrul Yasin Limpo

“Seminggu lalu saya baru pulang dari sana. Hotel sudah hampir jadi, rumah sakit hampir jadi, beberapa gedung-gedung untuk sarana prasarana mendasar juga sudah hampir jadi. Itu adalah investasi semuanya, dalam negeri, di luar APBN,” tutupnya.

Meski demikian, tanpa kehadiran investor asing, masa depan pembangunan Ibu Kota Nusantara tetap menjadi tanda tanya besar.

Pemerintah optimis dan berupaya mempercepat pembangunan agar proyek ini tidak berakhir mangkrak, namun tantangan finansial dan ketidakpastian investasi asing menjadi faktor yang perlu segera diatasi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Jusuf Kalla Buka Suara Usai Dilaporkan, Singgung Fitnah dan Klarifikasi Syahid
Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian
Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru
Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis
Perlawanan Belum Selesai, Budiman S Bawa Sengketa Tanah Maros ke MA
PERMAHI Kawal Kasus ART Bengkulu, Nilai Cacat Bukti dan Dorong RDPU DPR
Dituding Danai Roy Suryo, JK Ngamuk Laporkan Rismon atas Tuduhan Tanpa Bukti
Harga Minyak Dunia Melonjak, APBN Diperkirakan Hanya Bisa Bertahan Singkat

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:23 WITA

Jusuf Kalla Buka Suara Usai Dilaporkan, Singgung Fitnah dan Klarifikasi Syahid

Jumat, 17 April 2026 - 02:23 WITA

Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian

Kamis, 16 April 2026 - 23:45 WITA

Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru

Rabu, 15 April 2026 - 10:01 WITA

Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis

Jumat, 10 April 2026 - 22:07 WITA

Perlawanan Belum Selesai, Budiman S Bawa Sengketa Tanah Maros ke MA

Berita Terbaru