PPATK Ungkap Hasil Judi Online di Indonesia Disalurkan ke ASEAN

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:46 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Judi online/Ilustrasi

Judi online/Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Koordinator Kelompok Humas PPATK, Natsir Kongah, mengungkapkan bahwa sekitar Rp 5 triliun hasil judi online telah disalurkan ke negara-negara yang tergabung di ASEAN.

Dalam diskusi daring yang diadakan pada Sabtu (15/6/2024) bertajuk, “Mati Melarat Karena Judi,” Natsir menjelaskan dana tersebut mengalir ke Thailand, Filipina, dan Kamboja.

“Uang hasil judi online yang dilarikan ke luar negeri ini nilainya di atas Rp5 triliun,” ujar Natsir.

Menurut Natsir, informasi mengenai aliran dana ini diperoleh dari penyedia jasa keuangan. Laporan transaksi keuangan mencurigakan tersebut kemudian dianalisis dan hasilnya diserahkan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti.

BACA JUGA :  Lawan dengan Musik! Lagu “JUDOL” Kritik Judi Online Tanpa Ampun

“Prosesnya sudah kami ketahui, mulai dari pelaku yang mengirim uang ke bandar kecil, kemudian dari bandar kecil ke bandar besar, dan sebagian besar dikelola di luar negeri,” jelas Natsir.

Lebih lanjut, Natsir mengungkapkan bahwa perputaran uang judi online mencapai Rp600 triliun pada kuartal pertama tahun 2024.

Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana juga mencatat bahwa transaksi judi daring di Indonesia selama kuartal pertama tahun 2024 mencapai lebih dari Rp100 triliun.

BACA JUGA :  Polisi Gerebek Kantor Judi Online, 11 Tersangka Dibekuk Termasuk Pengendali Blokir

Jika diakumulasikan dengan periode sebelumnya, totalnya mencapai lebih dari Rp600 triliun.

“Laporan terkait judi online menjadi bagian terbesar dari laporan transaksi keuangan mencurigakan yang diterima PPATK, yaitu 32,1 persen. Sementara itu, penipuan berada di angka 25,7 persen, tindak pidana lainnya 12,3 persen, dan korupsi 7 persen,” tambah Natsir.

Dengan demikian, fenomena ini menunjukkan betapa besar dampak dan ancaman judi online terhadap perekonomian Indonesia, serta pentingnya langkah-langkah pencegahan dan penindakan lebih lanjut dari pihak berwenang.

BACA JUGA :  Terjerat Judi Online, Karyawan Swasta Akhiri Hidup

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Berita Terbaru