Politisi Nasdem Sindir PDIP Soal Deklarasi Maju Mundur

Jumat, 13 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri soal deklarasi capres masih maju mundur

Sebelumnya, Megawati menyinggung soal calon presiden (capres) yang bakal diusung partainya di Pilpres 2024.

Hal tersebut diungkapkan Megawati saat berpidato dalam perayaan HUT ke-50 PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta pada Selasa (10/1/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapai hal itu, Politisi Partai Nasdem Bestari Barus menyoroti terkait sikap Megawati yang belum juga mengumumkan calon presiden yang bakal maju di Pilpres 2024.

BACA JUGA :  Gus Yaqut Blunder Sebut Jangan Pilih Pemimpin Mulut Manis, Muka Ganteng

Bestari mengatakan jika nama capres sudah dikantongi oleh Megawati. Namun, karena satu alasan Putri dari Presiden Soekarno itu masih menahan mendeklarasikan calon presiden.

“Ya kan sebetulnya calon itu kan sudah ada, tadi Bang Panda bilang sebetulnya sudah mendahului Nasdem, Cuma beliau tidak mau mengulang masa lalu,” ujar Bestari dilansir dari kanal Youtube Indonesia Lawyers Club, Jumat (13/1/2023).

BACA JUGA :  Gempar! Anggota Dewan Pamer "Susu" di Medsos

Menurutnya, jangan sampai Anies Baswedan yang sudah diusung Nasdem sebagai capres tapi tak mempunyai lawan di Pilpres 2024.

“Yang satu sudah diumumkan, tapi yang satu lagi sebetulnya sudah ada juga. Ini kan tinggal tunggu waktu, kami berharap supaya ada,” ucap Bestari.

“Gini, jangan sampai Anies Baswedan nggak ada lawannya, kan susah juga kita,” lanjutnya.

Menanggapi pernyataan Bestari Barus, Politisi Senior PDIP Panda Nababan yang berada di diskusi itu juga pun menanggapi.

BACA JUGA :  Megawati dan Paloh Gelar Pertemuan Rahasia untuk Jegal Jokowi

Ia mempertanyakan apakah Demokrat dan PKS juga sudah sepakat untuk mendukung Anies.

“Emang Demokrat sama PKS sudah final?” tanya Panda.

Ia pun ngeles, dan menyebut bahwa hal itu merupakan urusan internal dari Koalisi Perubahan.

“Jangan Abang pikirkan yang itu Bang, itu biarlah kami pikirkan,” tuturnya.

 

Editor : Isal

 

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru