PKB Peringatkan Gus Yaqut : Hati-hati Jaga Mulutnya

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Anies Baswedan dan Menag Gus Yaqut

Foto Kolase : Anies Baswedan dan Menag Gus Yaqut

Zonafaktualnews.com – Pernyataan Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas diminta oleh PKB untuk berhati-hati dan menjaga mulutnya.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid.

Jazilul meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bisa menjaga mulutnya sebagai pejabat publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ucapan tersebut disampaikannya dalam menanggapi pernyataan Yaqut di depan masyarakat.

BACA JUGA :  Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas

Di depan masyarakat, Yaqut meminta untuk tidak memilih pemimpin hanya karena mulutnya manis hingga berwajah tampan.

Karena digaji oleh negara, ia berharap Yaqut bisa menyaring pernyataan yang disampaikan kepada publik.

“Hati-hati menjaga mulutnya. Karena apa karena ini pejabat publik, dia digaji oleh pajak negara untuk membuat suasana harmoni, bukan untuk mengeluarkan statement-statement yang nggak perlu,” kata Jazilul kepada wartawan, Minggu (1/10/2023).

BACA JUGA :  Appi-Aliyah Daftar Pilwalkot Makassar, Disambut Meriah dengan Tarian Adat

Jazilul menilai kalau pernyataan Yaqut itu sama halnya seperti yang diucapkan oleh seorang buzzer. Dalam arti lain, kalimat yang dilontarkan Yaqut tidak berbeda dengan provokator.

“Ini untuk apa mengeluarkan begitu? Buang buang statement menurut saya, buang-buang omongan yang nggak perlu.

Ini kan omongan pinggir jalan, omongan buzzer, omongan provokator yang seperti itu,” terangnya.

BACA JUGA :  Megawati Sebut Jokowi Tanpa PDIP Tak Bisa Jadi Presiden

Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin santai menanggapi pernyataan Yaqut tersebut.

“Itu omongan buzzer,” kata Cak Imin di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (1/10/2023).

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru