Menakar Kekuatan Elektabilitas AHY Vs Cak Imin, Netizen Gaduh

Jumat, 1 September 2023 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase AHY dan Cak Imin

Foto Kolase AHY dan Cak Imin

Zonafaktualnews.com – Impian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres Anies Baswedan dikandas dengan manuver Surya Paloh.

Ketua Umum Nasdem tersebut lebih memilih Ketua Umum Partai PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai pendamping Cawapres Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.

Partai Demokrat pun bereaksi keras dan menyebut ada pengkhiatan dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengaku telah mengonfirmasi bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan yang merapat ke PKB.

Rencananya, Nasdem dan PKB akan menduetkan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Menakar Kekuatan Elektabilitas AHY Vs Cak Imin

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 15-21 Juli 2023, jika pemilihan presiden diadakan sekarang, dari 34 nama semi terbuka, AHY ada di urutan keenam dengan 1,2 persen dukungan responden.

Sementara, Cak Imin di peringkat 17 dengan raihan 1 persen suara responden. Dalam simulasi 10 nama, AHY ada di peringkat 6 dengan 1,4 persen dukungan responden.

BACA JUGA :  Demokrat Tegaskan Soal Siapa Cawapres Ada di Tangan Anies

Sedangkan, Cak Imin di urutan ke-9 dengan raihan 0,2 persen. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.811 responden. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.811 memiliki toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sekitar ±2.35% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh 38 provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Sementara, dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 3-9 Agustus 2023, ketika responden ditanya tentang siapa yang paling pantas mendampingi Anies Baswedan

Makas sebanyak 22,2 persen menyebut nama AHY. Hanya 2,6 persen responden yang menyebut nama Cak Imin.

Cak Imin bahkan kalah dari Khofifah Indar Parawansa yang meraih 9,2 persen. Survei tersebut melibatkan 1.220 responden.

Margin of error dari 1.220 responden tersebut sebesar +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling).

BACA JUGA :  Adian Remehkan Prabowo Sebut Bukan Lawan Seimbang Ganjar

Sejumlah lembaga survei selama ini memang kerap membuat simulasi Anies-AHY.

Dengan dinamika politik terkini, simulasi duet Anies-Cak Imin tentu akan menjadi pertanyaan baru yang ditawarkan lembaga survei kepada responden.

Respon Netizen

Sementara itu respon netizen di berbagi media sosial terkait wacana duet tersebut, Cak Imin dinilai tidak memiliki nilai jual.

“Cak Imin ini gak punya nilai jual, sama Prabowo aja gak kepake, lah kok malah digandeng sama Surya Paloh?” tulis netizen.

“Benar kata PDIP yang menjegal koalisi perubahan adalah partai koalisinya sendiri” timpal netizen lainnya

“Lebih bagus kalau Anies duet sama Yenni Wahid atau Khofifah dari si Imin ahay kurang bernilai jual” ucapnya

“Licik memang itu Surya Paloh mukanya saja sudah kelihatan jelas liciknya, Anies jadi tumbal dijegal agar gugur, jadi mau tidak mau harus ikut aturan” timpal netizen lainnya.

“Ini manuver Paloh sengaja dibuat gaduh agar ramai pemberitaan, juga melihat respon publik apakah AHY lebih bagus dari si Imin” tandas yang lainnya

BACA JUGA :  Cak Imin Merayu Ajak SBY Gabung dengan Prabowo

“Intinya jangan mau diobok-obok, Paloh itu pemain strategi, Cak Imin belum tentu namanya baru wacana saja belum resmi masuk di surat suara pencoblosan KPU, kalau sudah resmi, bolehlah bisa dipercaya” ujar netizen

“Politik memang kotor, kalau tak licik tak bisa menang” pungkas netizen lainnya

 

 

Editor : Id Amor

Dukung Jurnalisme

Dukung kreator – DANA

Pilih nominal yang anda kirimkan
QRIS DANA

Scan QRIS di atas menggunakan aplikasi DANA untuk menyelesaikan pembayaran.

Berita Terkait

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:01 WITA

Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:57 WITA

Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Berita Terbaru