PKB-Nasdem Gabung ke Prabowo, Zulhas Ngaku PAN Dulu Dicap Pengkhianat

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

PKB-Nasdem Gabung ke Prabowo, Zulhas Ngaku PAN Dulu Dicap Pengkhianat

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Zonafaktualnews.com – Partai PKB dan Nasdem kini bergabung ke Prabowo Subianto.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku tidak khawatir akan kehadiran dua eks rival itu.

Selain itu, Zulhas mengatakan  bahwa hal tersebut tidak membuat jatah menteri PAN berkurang.

Kehadiran PKB dan Nasdem kata Zulhas tidak masalah. Sepanjang keduanya datang untuk memperkuat koalisi pemerintah.

“Tidak masalah saya kira. Kita bicara koalisi sekarang. Siapa saja boleh gabung,” ujar Zulhas kepada wartawan di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (4/5/2024).

BACA JUGA :  Surya Paloh Sebut Cak Imin Belum Resmi Duet dengan Anies

Zulhas kemudian mengungkit langkah politik partainya disebut pengkhianat koalisi saat mendukung Prabowo di Pilpres 2019 namun menyatakan bergabung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Zulhas juga enggan membeberkan partai mana detailnya yang memberi cap negatif tersebut.

“Dulu saya dukung Prabowo katanya anu, pengkhianat, murtad, gitu. Ada tuh yang ngomong begitu, tapi kan sekarang yang dukung itu gabung,” ujarnya.

BACA JUGA :  Megawati Sebut Jokowi Tanpa PDIP Tak Bisa Jadi Presiden

“Ya pokoknya (yang sudah) gabung aja. Jadi politik biasa gitu. Oleh karena itu, saya meminta masyarakat berpolitik itu biasa aja jangan baperan, ya, kan.

Dulu saya kan dukung Pak Prabowo, gabung Pak Jokowi, gitu. Sekarang yang dukung yang lain gabung sama Pak Prabowo, kan biasa aja gitu,” tambahnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) itu pun berpesan kepada masyarakat agar tak merespons perbedaan di pilpres secara berlebihan.

BACA JUGA :  PAN Desak PKB Angkat Kaki dari Koalisi Indonesia Maju

“Jadi ini juga kan memberikan pendidikan kepada masyarakat bahwa memilih pilpres itu jangan sampai terus bawa hati, sampai sakit, sampai musuhan, sampai mengatakan orang murtad segala. Biasa aja,” pungkasnya.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU
Feri Amsari Sindir Rocky Gerung Lewat Video Lama Janji Penolakan Jabatan