Politikus Demokrat Sebut Surya Paloh Sangat Licik Luar Biasa

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus Demokrat Sebut Surya Paloh Sangat Licik Luar Biasa

Politikus Demokrat Sebut Surya Paloh Sangat Licik Luar Biasa

Zonafaktualnews.com – Politikus Demokrat Hasbil Mustaqim Lubis menyebut Surya Paloh sangat licik luar biasa.

Sekretaris Departemen IV DPP Demokrat ini menyarankan kubu Surya Paloh untuk tidak masuk di kabinet paslon 02 .

“Ya ini pendapat pribadi saya. Apalagi Ketua Umum Partai Nasdem SP, bukan rahasia lagi,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau ngomong di publik manis sekali, tapi liciknya luar biasa.,

Semoga menjadi pelajaran masyarakat kedepannya,” ujar Mustaqim Lubis dari akun X pribadinya yang dikutip Selasa (26/3/2024).

Hasbil Mustaqim Lubis berpendapat kubu paslon 01, sebaiknya tidak masuk dalam kabinet pemerintahan paslon 02.

BACA JUGA :  3 Parpol Koalisi Perubahan Siap Bergabung dengan PDIP

Pasalnya, kubu 01 adalah Nasdem, PKS, dan PKB harus mempertanggung jawabkan perkataan Anies Baswedan yang menyebut Prabowo Subianto tidak tahan menjadi oposisi pemerintah saat debat capres.

“Saya Pribadi berpendapat sebaiknya mereka tidak masuk dalam Kabinet Prabowo Gibran kelak,

Mereka harus mempertanggungjawabkan perkataan Capresnya saat debat Capres lalu, yaitu “Pak Prabowo Tak Tahan Beroposisi,” 

Tidak akan lupa dengan kalimat itu!” ucap Hasbil dari akun X pribadinya, Senin (25/3/2024).

Seperti diketahui, dalam debat perdana capres di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Anies Baswedan menyebut Prabowo Subianto tak tahan menjadi oposisi pemerintah.

BACA JUGA :  PKB-Nasdem Gabung ke Prabowo, Zulhas Ngaku PAN Dulu Dicap Pengkhianat

Menjadi oposisi, kata Anies, membuat Prabowo tidak bisa berbisnis.

“Pak Prabowo tidak tahan untuk menjadi oposisi, apa yang terjadi? Beliau sendiri menyampaikan tidak berada dalam kekusaan membuat tidak bisa berbisnis, tidak bisa berusaha,” kata Anies pada  debat Pilpres 2024.

Oleh sebab itu, Anies mengatakan Prabowo akhirnya merapat pada kekuasaan dan menajdi bagian dari pemerintahan Presiden Jokowi.

BACA JUGA :  PAN Singkirkan Dua "Benalu" dari Kursi DPR, Uya dan Eko Patrio Kini Gigit Jari

Padahal, menurut Anies, kekuasaan bukan hanya urusan bisnis dan uang.

“Karena itu harus berada di dalam kekuasaan. Kekuasaan lebih dari soal bisnis, kekuasaan lebih soal uang, kekuasaan adalah kehormatan untuk menjalankan kedaulatan rakyat,” ujar Anies.

Anies melanjutkan, baginya, menjadi oposisi bukan tugas yang muda. Tidak semua orang mampu menjalankan tugas tersebut.

“Oposisi itu penting dan sama-sama terhormat, sayangnya tidak semua orang tahan untuk berada menjadi oposisi,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru