Politikus Demokrat Sebut Surya Paloh Sangat Licik Luar Biasa

Selasa, 26 Maret 2024 - 12:27 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Politikus Demokrat Sebut Surya Paloh Sangat Licik Luar Biasa

Politikus Demokrat Sebut Surya Paloh Sangat Licik Luar Biasa

Zonafaktualnews.com – Politikus Demokrat Hasbil Mustaqim Lubis menyebut Surya Paloh sangat licik luar biasa.

Sekretaris Departemen IV DPP Demokrat ini menyarankan kubu Surya Paloh untuk tidak masuk di kabinet paslon 02 .

“Ya ini pendapat pribadi saya. Apalagi Ketua Umum Partai Nasdem SP, bukan rahasia lagi,

Kalau ngomong di publik manis sekali, tapi liciknya luar biasa.,

Semoga menjadi pelajaran masyarakat kedepannya,” ujar Mustaqim Lubis dari akun X pribadinya yang dikutip Selasa (26/3/2024).

Hasbil Mustaqim Lubis berpendapat kubu paslon 01, sebaiknya tidak masuk dalam kabinet pemerintahan paslon 02.

BACA JUGA :  Ahmad Sahroni “Ditendang” dari Wakil Ketua Komisi III, Kini Jadi Anggota Biasa

Pasalnya, kubu 01 adalah Nasdem, PKS, dan PKB harus mempertanggung jawabkan perkataan Anies Baswedan yang menyebut Prabowo Subianto tidak tahan menjadi oposisi pemerintah saat debat capres.

“Saya Pribadi berpendapat sebaiknya mereka tidak masuk dalam Kabinet Prabowo Gibran kelak,

Mereka harus mempertanggungjawabkan perkataan Capresnya saat debat Capres lalu, yaitu “Pak Prabowo Tak Tahan Beroposisi,” 

Tidak akan lupa dengan kalimat itu!” ucap Hasbil dari akun X pribadinya, Senin (25/3/2024).

Seperti diketahui, dalam debat perdana capres di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Anies Baswedan menyebut Prabowo Subianto tak tahan menjadi oposisi pemerintah.

BACA JUGA :  Alarm Oposisi Mati, Parpol yang Jadi Rival Prabowo Subianto Berputar Arah

Menjadi oposisi, kata Anies, membuat Prabowo tidak bisa berbisnis.

“Pak Prabowo tidak tahan untuk menjadi oposisi, apa yang terjadi? Beliau sendiri menyampaikan tidak berada dalam kekusaan membuat tidak bisa berbisnis, tidak bisa berusaha,” kata Anies pada  debat Pilpres 2024.

Oleh sebab itu, Anies mengatakan Prabowo akhirnya merapat pada kekuasaan dan menajdi bagian dari pemerintahan Presiden Jokowi.

Padahal, menurut Anies, kekuasaan bukan hanya urusan bisnis dan uang.

BACA JUGA :  Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo Tak Gagalkan Hak Angket

“Karena itu harus berada di dalam kekuasaan. Kekuasaan lebih dari soal bisnis, kekuasaan lebih soal uang, kekuasaan adalah kehormatan untuk menjalankan kedaulatan rakyat,” ujar Anies.

Anies melanjutkan, baginya, menjadi oposisi bukan tugas yang muda. Tidak semua orang mampu menjalankan tugas tersebut.

“Oposisi itu penting dan sama-sama terhormat, sayangnya tidak semua orang tahan untuk berada menjadi oposisi,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU
Feri Amsari Sindir Rocky Gerung Lewat Video Lama Janji Penolakan Jabatan