PDIP Pasrah Minta Jokowi Datang untuk Pamit dari Kader

Minggu, 22 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PDIP Pasrah Minta Jokowi Datang untuk Pamit dari Kader (Foto Istimewa)

PDIP Pasrah Minta Jokowi Datang untuk Pamit dari Kader (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – PDIP pasrah usai putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo.

Partai berlambang banteng ini juga tidak ingin mengomentari panjang lebar mengenai didapuknya Gibran Rakabuming Raka.

“Ya enggak ada tanggapan ngapain kita tanggapin. Biarin aja lah,” ujar Juru bicara PDIP Deddy Sitorus seperti yang dilangsir Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (22/10/2023).

Deddy mengatakan PDIP menanti sikap gentle keduanya untuk pamit undur diri dari partai. Baik itu Jokowi sekaligus anaknya Gibran Rakabuming Raka.

“Enggak perlu (dipanggil). Kita tunggu saja, mereka berjiwa besar, bersikap ksatria,” katanya.

“Ya terkirim surat (undur diri) kan. Jadi kan terhormat gitu lho,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Hasto Sebut Gibran Telah Membohongi PDI Perjuangan

Terkait pemecatan Gibran maupun Jokowi yang dianggap membelot dari partai yang sudah melahirkannya itu, Deddy mengatakan akan ada waktunya, dan meminta masyarakat untuk bersabar.

“Ya kita punya mekanisme sendiri lah ngurus itu nanti kan ada timingnya. Nanti ada waktunya kita urus itu.

Kita punya AD/ART. Soal bagaimana dan mekanismenya, itu kita serahkan ke DPP lah sama Ketum. Kita berharap mereka berjiwa besar lah,” katanya.

BACA JUGA :  Roy Suryo Pastikan 99,9 Persen Akun Fufufafa Milik Gibran

“Datang baik-baik dan pergi juga baik-baik,” imbuhnya.

PDIP memandang, Gibran memiliki hak menjadi cawapres. Namun yang disayangkan, Jokowi tidak memberikan pelajaran politik yang baik untuk masyarakat.

“Kasih lah pelajaran yang baik sama republik ini kan gitu,” pungkas Deddy.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru