PDI Perjuangan Bidik Partai Demokrat

Kamis, 31 Agustus 2023 - 17:46 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

PDI Perjuangan Bidik Partai Demokrat

Politikus PDIP, Johan Budi/Net

Zonafaktualnews.com – PDI Perjuangan membidik partai Demokrat usai duet pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) “putus” di tengah jalan.

Kegagalan AHY sebagai Cawapres dipatahkan oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, yang menjadi Cawapres Anies pada Pilpres 2024 mendatang.

Merespon hal ini, Politikus PDIP, Johan Budi mengatakan bukan mustahil partainya akan melirik dan mengajak Demokrat masuk barisan pendukung bacapres Ganjar Pranowo.

“Ya kan semua kemungkinan bisa saja, cuma saya tidak tahu ya putusan DPP.

Jadi kalau (publik) nanya, mungkin tidak (ajak AHY bekerja sama dengan PDIP),

BACA JUGA :  Anies Tersingkir, Ridwan Kamil Melaju dengan Dukungan PKB

Semua kemungkinan bisa saja terjadi,” kata Johan seperti yang dikutip Inilah.com, Kamis (31/8/2023).

Tak hanya itu, dirinya juga menyebut bahwa munculnya duet yang cukup menghebohkan publik ini, tak perlu ditanggapi secara serius.

“Jadi gini menurut saya koalisi, kerja sama antara capres dan cawapres itu saya selalu menyampaikan bahwa selalu bisa berubah, fix ketiga capres cawapres didaftarkan ke KPU nah itu baru fix,” ungkapnya.

Sehingga menjelang pendaftaran paslon ke KPU, lanjut Johan, maka wajar jika terus terjadi berbagai perubahan termasuk posisi capres cawapres.

“Sekarang ada berita soal Cak Imin dengan Anies Baswedan gitu kan, ya mungkin bisa berubah besok. Jadi biasa saja, tidak usah ditanggapi secara serius,” pungkas Johan.

BACA JUGA :  Hasil Debat Final, Anies Raih Sentimen Positif, Prabowo Tuai Negatif

Sebelumnya, Partai Demokrat meradang instruksikan semua kader copot baliho Anies Baswedan.

Pencopotan semua baliho Anies tersebut sebagai bentuk kekecewaan Demokrat.

Demokrat juga meminta semua kadernya untuk men-takedown postingan Anies Baswedan di media sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, pada Kamis (31/8/2023)

Mahendra mengatakan pencopotan baliho tersebut sebagai buntut kekecewaan Demokrat atas keputusan Nasdem yang dianggap sepihak.

BACA JUGA :  Pengamat Sebut Prabowo Bakal Hadapi Perlawanan Sengit dengan Anies

Demokrat merasa dikhianati oleh Nasdem lantaran lebih memilih Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Anies Baswedan ketimbang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

“Kami mulai malam ini akan men-takedown, menurunkan baliho, bilboard atau apapun itu yang ada gambar mas Anies Baswedan,”ujarnya.

“Cek dimana saja di media sosial kami yang masih masang muka mas Anies kita akan turunkan,” pungkasnya

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU