Ngamuk Gaji Tak Dibayar, Honorer Satpol PP Mamasa Segel Kantor BPKD

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngamuk Gaji Tak Dibayar, Honorer Satpol PP Mamasa Segel Kantor BPKD

Ngamuk Gaji Tak Dibayar, Honorer Satpol PP Mamasa Segel Kantor BPKD

Zonafaktualnews.com – Sebanyak 178 tenaga honorer Satpol PP dan Damkar protes dan mengamuk lantaran gaji tak dibayar.

Pasalnya, selama 6 bulan bekerja, honorer Satpol PP dan Damkar hingga sampai ini gaji mereka belum diberikan BPKD Mamasa.

Adapun gaji honorer Satpol PP dan Damkar yang belum dibayarkan itu sebanyak Rp 500 ribu per bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“178 orang dengan Damkar. Gaji 500 ribu rupiah per kepala,” ujar Koordinator Aksi, Andi Reski kepada wartawan, Selasa (7/11/2023).

Dalam aksi unjuk rasa itu, Reski bersama dengan ratusan tenaga honer Satpol PP menyegel BPKD Mamasa.

BACA JUGA :  Duh, Diraba dan "Dikocci-kocci" Pria Genit Dipolisikan Adik Ipar

Massa aksi juga menutup pagar pintu kompleks kantor Bupati lalu dibentangkan poster bertuliskan : “Segera Bayar Honor Kami”.

Anggota Satpol PP yang berunjuk rasa membakar ban bekas di halaman kantor Bupati Mamasa.

“Gaji 6 bulan itu tidak dibayar. Intinya begini, untuk tahun 2023, tiga bulan triwulan ketiga, dan tahun 2022 lalu juga belum dibayarkan yang selalu kami tuntut itu 3 bulan juga triwulan keempat,” katanya

Reski mengatakan ada 178 tenaga honorer Satpol PP dan Damkar gajinya belum dibayarkan selama enam bulan.

BACA JUGA :  Gedung DPRD Makassar Dibakar, Satpol PP Lompat dari Lantai 4, Pak Dewan Terjebak

“178 orang dengan Damkar. Gaji 500 ribu rupiah per bulan,”ujarnya.

Selama gaja tak dibayarkan, kata Reski maka aksi penyegelan kantor BPKD ini akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Mereka menantikan surat perintah pencairan dana (SP2D) terbit.

“Sampai tidak keluar kami punya dana tetap kami segel. Sampai keluar SP2D dan dilaksanakan pencairan kami tidak akan pernah membuka,” ungkapnya.

Terpisah, Asisten I Bidang Pemerintah Setda Mamasa, Mambu, sudah komunikasikan dengan dinas terkait soal gaji honor Satpol PP.

“Masalahnya ini kan keterlambatan pembayaran honorarium mereka, tapi saya sudah komunikasi dengan kepala dinas pengelola keuangan, sudah dalam proses. Mudah-mudahan hari ini juga keluar SP2D-nya, sambil berproses di keuangan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Upah Tak Dibayar, Karyawan Vendor PLN Takalar Diduga Jadi Korban PHK Sepihak

Pemerintah setempat dalam hal ini kata Mambu, pasti akan membayarkan gaji honorer Satpol PP. Keterlambatan pembayaran gaji diakui karena memperhatikan kondisi keuangan daerah.

“Mungkin karena teknis di keuangan, mungkin karena baru ada lagi pencairan masuk ini.,

Jadi tentunya ada lagi uang baru bisa keluar lagi, mungkin di keuangan itu kan selalu memperhatikan kasnya, pada saat dana tersedia pasti dibayar,” katanya mengakhiri

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal
Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA
Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara
Skema Pemerasan Terkuak, Eks Kajari Enrekang Diduga Terima Ratusan Juta
Menu MBG di SMKN 2 Bone Ditemukan Ulat, Siswa Mengeluh Sakit Perut
Kapal Siriman Jaya Abadi Diduga Nikmati BBM Subsidi dari Dinas  Perikanan Takalar
Diduga Sekongkol Lelang Aset Ruko, Nasabah di Lutra Gugat Kacab BRI Masamba

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Minggu, 26 April 2026 - 01:41 WITA

Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal

Sabtu, 25 April 2026 - 16:36 WITA

Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Selasa, 21 April 2026 - 18:48 WITA

Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara

Senin, 20 April 2026 - 01:20 WITA

Skema Pemerasan Terkuak, Eks Kajari Enrekang Diduga Terima Ratusan Juta

Berita Terbaru