Heboh Video Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Komdigi Sebut Fitnah

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari video di kanal YouTube Amien Rais Official

Tangkapan layar dari video di kanal YouTube Amien Rais Official

Zonafaktualnews.com – Sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Amien Rais Official pada Kamis (30/4/2026) memicu perhatian publik.

Dalam video tersebut, Amien Rais menyoroti hubungan kerja antara Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam pernyataannya, Amien Rais mengaitkan berbagai pandangan yang menurutnya berkembang di masyarakat terkait Teddy Indra Wijaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan pendapat dan opini masyarakat yang bisa kita pantau, ternyata Teddy itu seorang gay,” katanya, dikutip Jumat (1/5/2026).

Ia juga menyinggung kedekatan antara Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya dalam konteks tugas pemerintahan.

BACA JUGA :  Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan

“Dua tokoh ini bukan saja akrab dalam hubungan kerja, yang satu sebagai Presiden, dan yang lainnya Sekretaris Kabinet,” jelasnya.

Dalam video yang sama, Amien turut menyebut adanya respons publik yang ia kaitkan dengan sebuah lagu yang pernah viral dalam isu serupa.

“Engkau tinggalkan aku demi laki-laki bernama Teddy,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan saran agar Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap lingkaran terdekatnya demi fokus pada jalannya pemerintahan.

“Saya usulkan, Bapak Prabowo secara kesatria, tegas dan menyakinkan, melepaskan diri dari lendotannya si Teddy,” ujarnya.

BACA JUGA :  Anggaran IKN Disetop, Jokowi: Jangan Tarik-tarik Saya

Amien juga menyoroti sikap sejumlah pihak yang menurutnya tidak memberikan respons terhadap isu yang ia angkat, serta menekankan pentingnya moralitas dalam kehidupan berbangsa.

“Ini keliru, karena moralitas dan akhlak itu sangat penting,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan kekhawatiran terkait arah pemerintahan apabila situasi tersebut tidak diperhatikan, meski berharap hal itu tidak terjadi.

“Sesungguhnya saya ikut malu, membicarakan kedua orang ini.. Saya khawatir, pemerintahan Prabowo, bubar di tengah jalan,” ujarnya.

Menanggapi video tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan pernyataan resmi.

BACA JUGA :  Otoritas Pasar Modal Disentil MSCI, Prabowo Murka, Mintarsih: Wajar Presiden Marah

Komdigi menegaskan bahwa isi video tidak memiliki dasar fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kekomdigi menegaskan, bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian,” tulis Komdigi.

Komdigi juga menilai narasi yang disampaikan berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik serta merusak kohesi sosial.

Selain itu, isi pernyataan tersebut dinilai dapat melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena tidak berbasis fakta yang terverifikasi.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:06 WITA

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WITA

Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Berita Terbaru