Kapal Siriman Jaya Abadi Diduga Nikmati BBM Subsidi dari Dinas  Perikanan Takalar

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Siriman Jaya Abadi (Tangkapan layar video Youtube)

Kapal Siriman Jaya Abadi (Tangkapan layar video Youtube)

Zonafaktualnews.com – Dugaan penyimpangan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sektor perikanan Kabupaten Takalar menjadi sorotan Koalisi Pemuda Lintas Sektor Sulawesi Selatan.

Isu ini mencuat setelah adanya indikasi bahwa distribusi BBM subsidi tidak sepenuhnya menyasar nelayan kecil.

Perwakilan koalisi, Abd Rahman Tompo, menegaskan bahwa mekanisme penyaluran BBM subsidi seharusnya berjalan secara selektif, transparan, dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kebijakan tersebut dibuat untuk melindungi nelayan kecil, bukan untuk kepentingan pihak yang memiliki kapasitas modal besar.

BACA JUGA :  Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan

Dalam temuannya, koalisi menduga kapal tangkap bernama Siriman Jaya Abadi yang disebut-sebut terafiliasi dengan perusahaan, justru memperoleh akses BBM subsidi.

Akses tersebut diduga diperoleh melalui rekomendasi resmi dari Dinas Perikanan Kabupaten Takalar.

“Ini bukan sekadar kelalaian administratif, tetapi patut diduga sebagai bentuk penyimpangan kebijakan yang merugikan nelayan kecil. BBM subsidi adalah hak masyarakat kecil, bukan untuk korporasi,” ujar Abd Rahman dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2025).

BACA JUGA :  Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembusuran di Permandian Topejawa

Menindaklanjuti dugaan tersebut, koalisi menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka meminta Dinas Perikanan Kabupaten Takalar membuka secara transparan daftar penerima rekomendasi BBM subsidi kepada publik.

Selain itu, aparat penegak hukum juga didesak untuk segera melakukan penyelidikan terhadap potensi penyimpangan distribusi.

Tidak hanya itu, koalisi turut mendorong Bupati Takalar untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perikanan, khususnya dalam pengawasan penyaluran BBM subsidi di lapangan.

Koalisi menilai, jika kondisi ini dibiarkan, bukan hanya akan memperlebar ketimpangan di kalangan nelayan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi keuangan negara.

BACA JUGA :  Dana Desa Diduga Disalahgunakan, Tunjangan BPD Panyangkalang Tak Kunjung Cair

“Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan segelintir pihak. Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan tindakan tegas dari pihak berwenang,” kata Abd Rahman.

Hingga informasi ini dipublikasikan, pihak Dinas Perikanan Kabupaten Takalar belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut.

 

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda
Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam
Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator
Menikmati Desahan Istri Tetangga
Arena Judi Sabung Ayam di Maros Disikat Polisi, Oknum Satpol PP Ikut Diangkut
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:25 WITA

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:09 WITA

Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:25 WITA

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:28 WITA

KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:25 WITA