Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Sabtu, 25 April 2026 - 16:36 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Rehan, remaja asal Pinrang yang masuk Hall of Fame NASA usai menemukan celah sistem. (Visual latar belakang dibuat dengan AI).

Zonafaktualnews.com – Latar belakang sebagai anak kuli bangunan tak menghalangi langkah seorang remaja asal Pinrang, Sulawesi Selatan, menembus panggung global.

Rehan (17), siswa kelas XI SMAN 8 Pinrang, mencuri perhatian usai namanya masuk dalam daftar Hall of Fame milik NASA usai menemukan celah pada salah satu sistem mereka.

Pencapaian itu terasa kontras dengan kesehariannya. Rehan tumbuh dari keluarga sederhana, dengan ayah yang bekerja sebagai kuli bangunan.

Keterbatasan fasilitas tak membuatnya mundur. Justru dari sebuah ponsel, ia mulai mengenal dunia pemrograman dan keamanan siber sejak masih duduk di bangku SMP.

Ketertarikannya berkembang menjadi keseriusan. Ia belajar secara mandiri melalui internet, mengulik berbagai materi dari mesin pencari hingga video pembelajaran. Dari sana, ia mulai memahami bagaimana sistem digital bekerja, termasuk potensi celah di dalamnya.

BACA JUGA :  Aniaya Karyawati hingga Tewas, Bos Kafe di Pinrang Ditangkap

Momentum penting datang pada awal 2026, ketika Rehan mencoba mengikuti program Vulnerability Disclosure Program (VDP) yang dibuka oleh NASA.

Program tersebut memberi ruang bagi para peneliti keamanan, termasuk peretas etis, untuk melaporkan temuan kerentanan pada sistem yang diuji.

Meski harus bersaing dengan banyak peneliti dari berbagai negara, Rehan tetap mencoba. Upayanya berbuah hasil.

Rehan berhasil mengidentifikasi celah yang memungkinkan pengambilan data username dari salah satu sistem internal.

“Awalnya saya tahu ada program VDP dari NASA, lalu coba ikut. Saya menemukan celah di sistem mereka dan alhamdulillah mendapat apresiasi resmi,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Temuan itu membuat namanya dicatat dalam Hall of Fame sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya di bidang keamanan siber. Capaian tersebut menjadi titik balik perjalanan belajarnya.

BACA JUGA :  Dana RSUD Madising Pinrang Hilang Rp 245 Juta Usai Bendahara Klik Link Bank Palsu

Tak hanya dari NASA, apresiasi juga datang dari berbagai institusi pendidikan internasional seperti TU Dresden di Jerman, University of Oslo di Norwegia, hingga San Diego State University di Amerika Serikat.

Di dalam negeri, sejumlah kampus seperti Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, dan Universitas Airlangga turut memberikan penghargaan.

Perjalanan Rehan tidak instan. Ia sempat memulai dari hal sederhana, seperti membuat website sendiri lewat ponsel. Seiring waktu, minatnya beralih ke keamanan siber karena dianggap lebih menantang.

Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting. Meski dengan kondisi ekonomi terbatas, orang tuanya berusaha memenuhi kebutuhan belajar, termasuk menyediakan akses internet dan laptop.

BACA JUGA :  Ribuan Petisi Desak Budi Arie Lengser dari Jabatan Menkominfo

“Saya minta dukungan agar bisa lebih fokus belajar, dan alhamdulillah orang tua mendukung,” katanya.

Kini, Rehan aktif melakukan riset keamanan digital melalui praktik responsible disclosure. Ia meyakini bahwa perkembangan teknologi akan selalu diikuti potensi kerentanan yang perlu diantisipasi.

Kisahnya menjadi contoh bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dari sebuah kamar sederhana di Pinrang, langkah kecil yang dimulai dari layar ponsel mampu membawanya ke pengakuan dunia.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana