Netizen Ekspos Kehidupan Mewah 2 Pegawai Komdigi dari 1.000 Situs Judi Online

Sabtu, 2 November 2024 - 13:48 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Netizen Ekspos Kehidupan Mewah 2 Pegawai Komdigi dari 1.000 Situs Judi Online

Foto Kolase : Fakhri Dzulfiqar dan Denden Imadudin Soleh, keduanya merupakan pegawai di Komdigi yang ditangkap (Ist)

Zonafaktualnews.com – Dua pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terungkap menjalani kehidupan mewah usai meraup keuntungan hingga Rp 8,5 miliar dari membina 1.000 situs judi online.

Pegawai tersebut adalah Denden Imadudin Soleh, yang menjabat sebagai Ketua Tim Keamanan Informasi di Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, dan Fakhri Dzulfiqar, pegawai di PSE Kominfo (sekarang Komdigi).

Tampilan keduanya kini beredar luas di media sosial, terutama di platform X (dulu Twitter).

Salah satu akun yang mengunggah informasi ini adalah @PartaiSocmed, yang mempostingnya pada Jumat, 1 November 2024.

Postingan tersebut berhasil menarik perhatian, dengan lebih dari 1 juta tayangan, 1.399 kali dibagikan, dan 5.809 komentar.

“Salah satu pejabat Komdigi yang ditangkap adalah Denden Imadudin Soleh, Ketua Tim Keamanan Informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika,” tulis akun @PartaiSocmed.

“Sempat mau nyalon Bupati Sumedang 2024, duitnya banyak,” sambungnya, menunjukkan spekulasi tentang ambisi politik Denden.

Akun tersebut juga mengunggah foto Fakhri Dzulfiqar, memperlihatkan pria berkacamata dengan tubuh gempal.

BACA JUGA :  Jual Doa Online, Yusuf Mansur Dicibir: “Kalau Doamu Sakti, Nggak Nyari Donasi”

“Ini salah satu mukanya pegawai Komdigi yang jadi antek judi online!! Namanya Fakhri Dzulfiqar.

Sejak direkrut oleh bandar judi online akhir tahun 2022, pegawai PSE Kominfo (sekarang Komdigi) ini suka pamer gonta-ganti mobil limited edition. Kemarin dia sudah ditangkap,” tulis akun yang terverifikasi tersebut.

Dari profil LinkedIn Fakhri Dzulfiqar, diketahui bahwa ia adalah lulusan Universitas Pasundan Bandung.

Ia telah bekerja di Kementerian Komunikasi dan Digital sejak tahun 2020 hingga 2024, dan kini terjebak dalam kontroversi yang membuat publik mempertanyakan integritas pegawai pemerintah dalam menegakkan regulasi terkait perjudian online.

BACA JUGA :  Poster Caleg “Mamah Semok” Disebut Bikin Malu Prabowo-Gibran

Kehidupan mewah dan keterlibatan mereka dalam kolusi dengan situs judi online menjadi sorotan, menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat mengenai penyalahgunaan jabatan di lembaga pemerintah.

Fakhri Dzulfiqar, pegawai di PSE Kominfo (sekarang Komdigi).
Fakhri Dzulfiqar, pegawai di PSE Kominfo (sekarang Komdigi).

 

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di sebuah ruko di Jalan Rose Garden 5, Jakasetia, Bekasi Selatan, yang diduga digunakan sebagai kantor satelit operasi judi online pada Jumat, 1 November 2024.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan 11 tersangka, termasuk sejumlah pegawai Komdigi dan staf ahli yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian sebagai pengendali pemblokiran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa tempat ini disewa oleh para pelaku dan dioperasikan sebagai “kantor satelit” untuk mengelola berbagai situs judi online.

“Mereka menyewa tempat ini sendiri dan menamakannya sebagai kantor satelit,” jelas Ade Ary.

BACA JUGA :  Dugaan TPPU Mengintai, Flexing Nikita Willy dan Indra Priawan Jadi Sorotan

Investigasi oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menemukan bahwa oknum dalam struktur penegakan hukum berperan besar dalam melindungi operasi ini.

Alih-alih memblokir situs perjudian, oknum tersebut diduga menerima imbalan untuk membiarkan beberapa situs tetap aktif.

Menurut Kombes Ade Ary, keberadaan oknum ini membuat upaya pemberantasan situs-situs judi online menjadi sulit.

“Ada yang diblokir, ada yang tidak. Sebenarnya, judi online bisa diberantas dengan menutup ribuan website judi, tetapi karena ada oknum yang bermain dan menerima uang, situs-situs tertentu tetap bisa beroperasi,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Berita Terbaru