Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Diperiksa KPK

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Foto Kolase Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Zonafaktualnews.com – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) memenuhi panggilan KPK, Senin (19/6/2023).

SYL diperiksa sebagai saksi untuk penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Politikus Partai Nasdem itu diperiksa di gedung KPK lama, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan pukul 13.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari informasi yang dihimpun, SYL datang ke KPK sekira pukul 09.30 WIB.

Ia mengaku dirinya telah diperiksa secara profesional dan berterima kasih kepada KPK.

“Saya sudah diperiksa secara profesional, saya terima kasih dan saya tetap akan kooperatif kapan pun dibutuhkan saya siap hadir,” kata SYL kepada awak media, Senin (19/6/2023)

BACA JUGA :  Sekuriti UIM Remas Payudara Mahasiswi, Rekan Korban Ditikam

Syahrul mengatakan dua kali tidak hadir panggilan karena ada agenda kenegaraan.

“Yang terakhir saya harus ke India dalam forum G20 dan banyak pertemuan yang harus saya lakukan atas nama negara,” ujarnya

Ia mengatakan hadir pada hari ini setelah sebelumnya mengajukan agenda pemeriksaan pada 27 Juni 2023.

SYL menuturkan pemeriksaan berjalan lancar dan dirinya akan kooperatif dalam pengusutan kasus ini.

Ia menegaskan siap hadir kapan saja KPK membutuhkan.

“Saya kira apa yang dilakukan KPK sudah sesuai dengan SOP, sesuai dengan prosedur, dan saya sudah menyelesaikan semuanya itu dengan apa yang bisa saya jawab,” ujarnya

BACA JUGA :  Anak dan Bapak Bersengketa, Eksekusi Ruko di Makassar Ricuh

Disinggung soal dirinya dituduh memeras para pejabat Kementerian Pertanian, SYL hanya menjawab tanya KPK

“Tanya KPK, tanya KPK. Saya sudah hadir tadi,” ujarnya

Meski demikian, sampai saat ini KPK belum menjelaskan alasan Syahrul diperiksa di gedung C1 atau gedung lama.

Sebelumnya, SYL  dijadwalkan menemui tim penyelidik pada Jumat (16/6/2023). Namun, ia memilih bepergian ke India.

Ia beralasan menghadiri pertemuan para Menteri Pertanian anggota G20 di negara tersebut karena sudah dijadwalkan sebelumnya.

Setelah dari India, Syahrul mengaku bertandang ke China dan Korea Selatan untuk urusan pertanian.

BACA JUGA :  Polisi Telikung Penyelundupan Miras Impor dan Rokok Ilegal asal China di Makassar

SYL meminta KPK menjadwalkan ulang permintaan klarifikasi pada 27 Juni mendatang.

“Kami pastikan tetap menghormati KPK dan mengajukan permintaan agar dapat diperiksa pada hari Selasa, 27 Juni 2023,” katanya

Namun, KPK berpandangan lain. Lembaga antirasuah menjadwalkan ulang permintaan klarifikasi pada SeninFoto Kolase Menteri Pertanian (18/6/2023).

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya berharap Syahrul akan menghadiri undangan KPK.

Menurut Ali, keterangan Syahrul sangat dibutuhkan untuk dianalisis tim penyelidik.

“Untuk menentukan sikap berikutnya pada tahap proses penyelidikan ini,” pungkasnya

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG
Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung
Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”
Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh
Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:00 WITA

Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:06 WITA

Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:43 WITA

Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:35 WITA

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:32 WITA

Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Berita Terbaru