Megawati Geram dan Ultimatum Kapolri, Sebut Kasus Hasto Orderan Penguasa

Kamis, 1 Agustus 2024 - 12:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Megawati Geram dan Ultimatum Kapolri, Sebut Kasus Hasto Orderan Penguasa

Megawati Soekarnoputri/Ist

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan ultimatum keras terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kasus yang menimpa Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Megawati menyebut bahwa kasus tersebut merupakan orderan dari penguasa, sehingga ia merasa perlu turun tangan langsung untuk memastikan keadilan.

Analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai bahwa Megawati sangat kecewa dengan praktik hukum di Indonesia saat ini.

“Kekecewaan Megawati di bidang hukum juga ditunjukkannya dalam kasus Hasto Kristiyanto. Bagi Megawati, kasus sekjennya itu terkesan orderan dari penguasa,” ujar Jamiluddin kepada wartawan, Kamis (1/8/2024).

BACA JUGA :  Megawati Minta Hak Angket Bukan untuk Makzulkan Jokowi

Jamiluddin menambahkan, Megawati ingin bertemu Kapolri sebagai bentuk protes atas ketidakadilan yang dirasakannya.

“Megawati mengancam akan mendatangi Kapolri bila Hasto ditangkap KPK. Terlepas benar tidaknya Hasto diincar karena orderan penguasa, keinginannya untuk menemui Kapolri sebagai bentuk amarahnya terhadap praktik hukum di tanah air,” jelasnya.

Kasus Hasto Kristiyanto, menurut Jamiluddin, telah menambah daftar panjang masalah hukum yang dihadapi oleh kader PDIP.

BACA JUGA :  Tim Kuasa Ishak Hamzah Laporkan 3 Oknum Polda Sulsel ke Kapolri

Megawati merasa tekanan ini tidak ditujukan langsung kepadanya, melainkan melalui orang-orang kepercayaannya.

“Salah satunya, Hasto yang saat ini dibenturkan dengan beberapa kasus hukum,” tandasnya.

Isu ini menjadi semakin panas di tengah ketegangan politik yang sudah ada. Dukungan Megawati terhadap Hasto menunjukkan betapa seriusnya PDIP dalam menangani kasus-kasus yang dianggap sarat dengan intervensi politik.

Megawati berharap adanya transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini serta memperingatkan pihak berwenang untuk tidak terpengaruh oleh tekanan politik dalam menjalankan tugasnya.

BACA JUGA :  Sekjen PDIP Sebut Syarat Jokowi Bertemu Megawati Harus Melalui Ranting

Dengan pernyataan keras ini, Megawati berupaya memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa ada campur tangan politik, demi menjaga integritas dan keadilan di Indonesia.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:01 WITA

Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:57 WITA

Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Berita Terbaru