Megawati Dinilai Blunder, “Kuliti” Jokowi di Hadapan Kader Banteng

Jumat, 13 Januari 2023 - 13:18 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Megawati Dinilai Blunder, “Kuliti” Jokowi di Hadapan Kader Banteng

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di HUT ke-50 PDIP di Jiexpo, Kemayoran. (Foto Screenshot YouTube PDIP)

Zonafaktualnews.com – Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri terhadap jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai blunder atau keliru

Sikap Megawati seolah menguliti Presiden Jokowi di hadapan kader banteng dan masyarakat luas saat HUT ke-50 PDIP

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah mengatakan, setidaknya ada dua persoalan yang bisa muncul setelah pidato Mega di HUT PDIP itu

BACA JUGA :  Beathor Blak-blakan Tuding Jokowi Korupsi, Rumahnya Disebut Punya Bunker Uang

Pertama, Ketum PDIP ini akan dimusuhi oleh loyalis Jokowi garis keras.

Siapa pun yang mencoba menyinggung Jokowi banyak yang alami perisakan.

Persoalan kedua, Megawati tetap tidak mendapat simpati dari kelompok kontra Jokowi.

“Megawati berada di persimpangan, ia untuk saat ini sedikit salah langkah,” kata Dedi Kurnia, Jumat (13/1/2023).

Ada beberapa pernyataan Mega sukses menyedot perhatian publik lantaran dianggap menyentil Jokowi yang juga hadir dalam HUT PDIP tersebut.

BACA JUGA :  Sandiaga Uno Pamit dari Gerindra Merapat ke PPP

Sentilan tersebut mulai dari seorang presiden cukup dua periode menjabat, hingga klaim Jokowi tidak akan jadi presiden tanpa PDIP.

Dedi Kurnia mengupas, Megawati sebenarnya pernah melakukan hal serupa saat penutupan Rakernas II, 23 Juni 2022.

Saat itu, Mega mengintatkan dirinyalah yang berada di balik pemilihan untuk memenangkan Jokowi.

Namun saat Rakernas II tidak sefrontal seperti HUT PDIP kemarin.

BACA JUGA :  Arief Hidayat Ungkap Jokowi Lakukan Pelanggaran TSM di Pilpres

“Kali ini ketika (kritik) terlalu terbuka, maka bisa berimbas elektoral pada PDIP,” ujarnya

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa
Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA
MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?
Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WITA

PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WITA

Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa

Berita Terbaru