LBH Padang: Penyebaran Foto Afif Maulana Upaya Kaburkan Fakta Penyiksaan

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

LBH Padang: Penyebaran Foto Afif Maulana Upaya Kaburkan Fakta Penyiksaan

Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono dan Afif Maulana memegang pedang panjang tersebar di media sosial (Foto Kolase

Zonafaktualnews.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang merespons pernyataan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono, terkait beredarnya foto Afif Maulana yang diduga sebagai korban penganiayaan oleh oknum polisi di Padang.

Foto tersebut menunjukkan Afif memegang pedang, yang menurut Kapolda digunakan sebagai bukti keterlibatan Afif dalam aksi tawuran.

Menurut Koordinator Advokasi LBH Padang, Diki Rafiqi, foto dan video yang disebarkan oleh Polda Sumbar tidak relevan dengan kasus kematian Afif.

Ia menyebut langkah ini sebagai upaya pengalihan atau pengaburan fakta-fakta penyiksaan yang kini tengah menjadi perhatian publik.

“Bahkan, penemuan foto tersebut hanya untuk pengalihan atau pengaburan kasus yang kini tengah menjadi perbincangan publik,” ujar Diki saat dihubungi wartawan, Sabtu (6/7/2024).

BACA JUGA :  Polda Sumbar Klarifikasi Ulang Kasus Tewasnya Afif Maulana

Diki menegaskan bahwa tindakan Polda Sumbar yang mengantongi video dan foto tersebut tidak ada hubungannya dengan pokok masalah yang sebenarnya, yaitu dugaan penyiksaan yang menyebabkan kematian Afif.

“Ini hanya mengaburkan kasus yang sebenarnya. Persoalan hari ini adalah cara penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Sumbar, terutama terkait penyiksaan,” tambahnya.

Saat ini, LBH Padang fokus pada inti permasalahan untuk membantu keluarga Afif mendapatkan keadilan atas kematian anak mereka yang diduga akibat penyiksaan oleh oknum polisi.

“Harapannya, kasus Afif dibuka seterang-terangnya dan keluarga mendapatkan rasa keadilan,” tegas Diki.

Sebelumnya, foto Afif Maulana yang memegang pedang panjang atau samurai tersebar di sejumlah akun media sosial, yang membuat pihak Polda Sumbar merasa memiliki bukti baru dalam kontroversi yang beredar di masyarakat.

BACA JUGA :  Bukti Video dan Foto Picu Polemik Antara Keluarga Afif dan Polda Sumbar

Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, menyatakan bahwa pihaknya memiliki bukti video yang menunjukkan Afif Maulana terlibat dalam aksi tawuran.

Suharyono menyindir keluarga Afif yang bersikeras bahwa almarhum tidak ikut serta dalam aksi tawuran yang berujung pada kematiannya.

“AM (Afif Maulana) anak baik-baik. Buktinya dia yang mengajak tawuran dengan videonya yang diunggah di HP-nya. Membawa pedang panjang di tangannya (8 Juni 2024),” kata Suharyono kepada awak media, Jumat (5/7/2024).

Suharyono menyatakan bahwa Afif Maulana tergabung dalam kelompok aksi tawuran, berdasarkan serangkaian pemeriksaan serta bukti video dan foto yang beredar.

BACA JUGA :  Kapolda Sumbar Sebut LBH Padang dan Kontras Sok Suci

“Kalau anak keluar rumah jam 2, jam 3 dini hari mau tawuran, ya pastinya anak yang kurang baik,” pungkasnya.

LBH Padang tetap berkomitmen untuk mengungkap kebenaran dan memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil.

Mereka menekankan pentingnya mengungkap fakta-fakta penyiksaan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi terhadap Afif Maulana, agar keadilan bagi keluarga korban dapat terwujud.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Berita Terbaru