Keluarga Ungkap Cerita Vina Tak Bisa Masuk “Pintu” karena Behel

Kamis, 16 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Ungkap Cerita Vina Tak Bisa Masuk “Pintu” karena Behel Rambut Sambung dan Softlens belum dicabut

Keluarga Ungkap Cerita Vina Tak Bisa Masuk “Pintu” karena Behel Rambut Sambung dan Softlens belum dicabut

Zonafaktualnews.com –  Keluarga Vina Cirebon mengungkap sebuah cerita soal almarhuma tak bisa masuk “pintu”.

Penyebab Vina tak bisa masuk ke dalam “pintu” usai meninggal karena Behel, Rambut Sambung dan Softlens belum dicabut,

Hal ini diungkapkan ayah Vina di podcast Denny Sumargo dengan judul “Kasus Vina Cirebon Keluarga Ungkap Cerita Sebenarnya! 8 Tahun Berlalu Pelaku Masih Ada yang Bebas!” dikutip Kamis (16/5/2024)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam podcast Denny Sumargo, Ayah Vina mengetahui hal ini ketika Vina merasuki Linda yang tak lain adalah sahabat Vina.

Kejadiannya tersebut untuk kedua kalinya setelah sebelumnya pernah merasuki dan rekamannya viral di media sosial.

Vina merasuki Linda untuk kedua kalinya karena tahu ibu Vina sudah pulang dari Malaysia.

BACA JUGA :  Pakar Hukum UI Tanggapi Penghapusan 2 DPO Dalam Kasus Vina

“Vina datang lagi (merasuki Linda) pas ibu datang. Kami ditelepon lagi sama kakak Linda. Padahal posisinya enggak ada yang tahu kalau ibu pulang (ke Cirebon dari Malaysia),” ujar Marliyana kakak Vina.

“Dipeluk. Mama. Dari jauh sudah manggil, ‘Mama, mama. Mama maafin Vina. Vina sakit tangannya’.

Saya enggak bisa ngomong apa-apa. Cuma diam sambil nangis. ‘Ma tolong cari pelakunya’,” demikian cerita ibu Vina. 

Kemudian, beredar kabar jika tiga pelaku utama pindah ke luar negeri.

Namun, Vina yang saat itu merasuki Linda mengatakan tiga dari delapan pelaku yang sudah ditangkap itu ada di Jakarta.

BACA JUGA :  Polda Jabar Blunder Kasus Vina, Nama DPO Andi dan Dani Asal Sebut

“‘Kalau polisi enggak sanggup biar saya yang datengin’ kata Vina. ‘Jangan. Kamu kan pakai tubuh orang (tubuh Linda).

Biar di sini keluarga yang lakuin’. Akhirnya dia nurut. Dia ngerasa kayak benci banget sama orang (pelaku) itu,” ungkap kakak Vina.

Setelah itu, Vina pun tidak pernah merasuki Linda lagi. Keluarga yakin Vina sudah tenang.

“Sudah di tempat yang tenang. Waktu behelnya belum dibuka, ‘Mbak tolong saya. Mau masuk pintu enggak bisa dibuka pintunya. Ada behel sama rambut sambung, softlens’,” timpal ayah Vina.

Ayah Vina mengatakan akhirnya behel dan rambut sambung itu dicabut. Sementara itu, softlens tidak bisa diambil karena sudah hancur.

BACA JUGA :  Kapolri Soroti Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina

“Habis diambil (behel, rambut sambung dan softlens) enggak bilang apa-apa lagi. Sudah bisa masuk (ke pintu),” sambung ayah Vina.

Untuk diketahui, Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan 11 pelaku di Cirebon pada 2016 silam.

Dari 11 pelaku itu 8 di antaranya telah mendapatkan hukuman. Sedangkan, 3 lainnya masih dalam pencarian.

Vina dan kekasihnya bernama Eky dibunuh disebut-sebut karena salah satu pelaku menyukai Vina dan Vina menolaknya.

Mulanya, kasus Vina ini disebut sebagai kecelakaan. Namun, akhirnya kasus ini terkuak menjadi kasus pembunuhan.

Kasus ini pun kembali diungkit ke publik karena kisahnya difilmkan dalam film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari. (*)

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”
Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah
Kasus Proyek RRP Rp100 Miliar di Makassar Mandek, Penyidik Diduga “Main-main”
Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar
7 PT Diduga Selewengkan BBM Subsidi, AMARAH Tantang Kapolda Sulsel Sikat
PERMAHI Tegaskan Yurisdiksi Militer sebagai Lex Specialis dalam Sistem Hukum
Polres Parepare Lidik Dugaan Korupsi Pengaspalan Jalan DAK 2023 Rp 20 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:28 WITA

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Selasa, 14 April 2026 - 01:38 WITA

Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah

Rabu, 8 April 2026 - 12:02 WITA

Kasus Proyek RRP Rp100 Miliar di Makassar Mandek, Penyidik Diduga “Main-main”

Senin, 6 April 2026 - 22:55 WITA

Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar

Senin, 6 April 2026 - 21:54 WITA

7 PT Diduga Selewengkan BBM Subsidi, AMARAH Tantang Kapolda Sulsel Sikat

Berita Terbaru