Jokowi Minta Setop Drama Korea, PDIP Balas “Lu Sutradaranya”

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi Minta Setop Drama Korea, PDIP Balas “Lu Sutradaranya” (Foto Kolase)

Jokowi Minta Setop Drama Korea, PDIP Balas “Lu Sutradaranya” (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Pernyataan Presiden Jokowi soal meminta drama korea disetop, PDIP membalas “lu sutradaranya”.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan menjelang Pilpres 2024 banyak sekali drama korea (drakor) dan sinetron.

“Saya lihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya. Terlalu banyak drakornya. Terlalu banyak sinetronnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinetron kita lihat. Mestinya pertarungan gagasan, pertarungan ide. Bukan pertarungan perasaan,” kata Jokowi

BACA JUGA :  Anies Baswedan Siap Emban Amanah PDIP Jika Diusung sebagai Cagub Jakarta

Merespon pernyataan Jokowi, Politikus PDIP Masinton Pasaribu angkat bicara.

Menurutnya, apa yang dinyatakan oleh Jokowi tersebut tidak sejalan dengan situasi yang terjadi saat ini.

“Ojo jangan ada drama-drama tapi lu nyutradarain,” kata Masinton dalam diskusi Dialektika Demokrasi, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2023).

Masinton pun meminta bagi para “pemain drama” untuk tidak berpura-pura seolah tidak tahu apa yang terjadi.

BACA JUGA :  Nasib Gibran di Ujung Tanduk, Gugatan PDIP di PTUN Jadi Penentu Pelantikan

Ia menilai Jokowi sebagai sosok manipulatif, bertingkah seperti ia tidak terlibat langsung dalam dinamika politik yang terjadi saat ini.

“Pemimpin itu harus satu kata dan perbuatan,” ucap dia.

Dia meyakini bahwa seluruh masyarakat saat ini tahu siapa dalang dibalik hiruk-pikuk politik di negeri ini.

Oleh karena itu, ia berharap bahw orang-orang yang terlibat untuk tidak berlagak terzalimi.

BACA JUGA :  Ganjar Pranowo Dinilai Semakin Kokoh Jadi Capres

“Jadi saya rasa itu saja, kita harus akhiri kemunafikan ini, berpura-pura ini,” pungkasnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru