Irjen Teddy Minahasa Dituntut Pidana Mati Dalam Kasus Sabu

Kamis, 30 Maret 2023 - 09:45 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Irjen Teddy Minahasa Dituntut Pidana Mati Dalam Kasus Sabu

Irjen Teddy Minahasa (Sumber: Polri.go.id)

Zonafaktualnews.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Irjen Pol Teddy Minahasa hukuman mati dalam kasus narkotika jenis sabu.

JPU menilai Teddy terbukti melanggar Pasal 114 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan terjadap terdakwa Teddy Minahasa Bin H Abu Bakar dengan pidana mati dan tetap ditahan,” kata Jaksa Wahyudi saat membacakan tuntutan untuk terdakwa Irjen Pol Teddy Minahasa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (30/3/2023).

Wahyudi mengklaim tuntutan pidana mati sudah memerhatikan ketentuan UU yang berlaku.

JPU meminta supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat memutuskan terdakwa Teddy Minahasa terbukti meyakinkan, bersalah.

Yakni, dalam dugaan tindak pidana turut serta melakukan secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual menjadi perantara dalam jual beli, menukar dan menyerahkan narkotika.

BACA JUGA :  Kelakuan Bandit Si Bandot Tua, Genjot ABG 109 Kali

Sementara itu kuasa hukum Teddy Minahasa Hotman Paris Hutapea mengatakan, jika dilihat dari KUHAP dakwaan JPU batal demi hukum.

Demi mendapatkan keadilan, dakwaan JPU untuk Teddy Minahasa itu menurut Hotman harus diulangi dari awal.

“Kelemahan itu menjadi strategi yang akan kita gunakan,” katanya.

Hotman memastikan bahwa tuntutan bukan yang terakhir. Karena masih ada upaya hukum lain yang bakal ditempuh mulai dari banding, kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung.

“Jadi pledoi kita akan fokus kepada pelanggaran hukum acara yang serius yang menurut undang-undang hukum acara tidak boleh dilanggar,” katanya.

Seperti diketahui tiga terdakwa dalam kasus penjualan barang bukti narkotika jenis sabu sudah lebih dulu dituntut oleh JPU.

Ketiga terdakwa itu diantaranya AKBP Dody Prawiranagara sebagai Kapolres Bukit Tinggi dituntut 20 tahu penjara

BACA JUGA :  Bos Waskita Karya Tersangka Penyelewengan Dana Beton Precast

Linda Pudjiastuti sebagai bandar dituntut 18 tahun penjara, Kompol Kasranto Kapolsek Kalibaru dituntut 17 tahun penjara dengan masing-masing denda Rp 2 miliar.

Kasus ini terungkap berawal dari keterangan Dody berupa isi chat Whatsapp (WA) dengan Teddy Minahasa pada 14 Mei 2022.

Yakni saat Polres Bukit Tinggi, Sumatra Barat melakukan penangkapan terkait peredaran narkotika dan melakukan penyitaan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 41,387 kilogram.

Sebagai Kapolres Bukit Tinggi Dody melaporkan hasil pengungkapan tersebut kepada Teddy sebagai Kapolda Sumatra Barat melalui pesan singkat

Kemudian meminta petunjuk mengenai waktu pelaksanaan press release penangkapan terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis shabu.

“Bahwa laporan itu disampaikan Dody kepada Teddy Minahasa dilakukan pada tanggal 17 Mei 2022 WIB, melalui pesan WhatsaApp,” katanya.

Setelah menyampaikan laporan itu, pada 20 Mei 2022 pukul 23.41 WIB, Teddy kirimkan pesan kepada Dody dengan kalimat “Mainkan ya mas” dan Dody menjawab “Siap Jenderal.”

BACA JUGA :  Keluarga Curiga Ada Peran Mafia di Balik Kematian AKBP Buddy

Teddy secara pribadi menanyakan terkait bagaimana nantinya cara Dody menukar barang bukti narkotika jenis shabu tersebut.

Dody menjawab bahwa barang bukti narkotika jenis sabu tersebut tidak ditukar pada saat dilaksanakannya prosesi pemusnahan

Akan tetapi sebagian barang bukti narkotika jenis shabu seberat 5.000 (lima ribu) gram tersebut sudah ditukar dengan 5.000 (lima ribu) gram tawas pada 14  Juni 2022.

Dari hasil penukaran barang bukti sabu ini, rencananya akan dijual para terdakwa.

Teddy Minahasa diduga telah menerima uang Rp 300 juta yang telah ditukar dengan mata uang asing 2.700 dolar Singapura.

Editor : Isal

Berita Terkait

Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
Gudang Sabu Berkedok Salon di Makassar Digerebek Polisi, 4 Orang Diciduk
Modus Calo Kedokteran, Dosen Wanita di Makassar Penipu Rp550 Juta Diciduk
Polisi Tepis Isu ‘Bermain’, 1.900 Liter Solar Ditemukan di Rumah Kosong Bulukumba
Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa
Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”