Hasto Tersangka KPK, Rocky Gerung Sebut Ambisi Jokowi Ingin Ambil Alih PDIP

Selasa, 24 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rocky Gerung (Ist)

Rocky Gerung (Ist)

Zonafaktualnews.com – KPK menetapkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka dalam kasus suap yang melibatkan buronan Harun Masiku.

Penetapan ini memicu reaksi tajam dari pengamat politik, Rocky Gerung, yang mencurigai adanya ambisi politik dari Jokowi di balik kasus ini.

Rocky berpendapat bahwa Jokowi mungkin berusaha mengambil alih kendali PDIP, terutama menjelang Kongres yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rocky menilai bahwa selain faktor eksternal, manuver-manuver ini juga melibatkan elite PDIP yang mungkin memiliki kepentingan untuk menggulingkan Hasto.

BACA JUGA :  Tolak Permintaan Jokowi, Biden Khawatir Hamas Manfaatkan Peluang

Ia menyebutkan bahwa banyak pihak di dalam partai tersebut yang ingin menggantikan posisi Hasto Kristiyanto, yang telah lama menjabat sebagai Sekjen.

“Selain dari luar, pasti ada manuver dari dalam PDIP sendiri. Banyak yang ingin menggantikan Hasto,” ungkap Rocky Gerung melalui kanal YouTube resminya pada Selasa (24/12/2024).

Rocky juga menyinggung kemungkinan adanya peran Presiden Jokowi dalam dinamika ini.

BACA JUGA :  Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Ia menduga bahwa Jokowi mungkin berupaya memperkuat posisinya di PDIP dengan menempatkan orang-orang kepercayaannya di dalam partai.

Menurutnya, hal serupa pernah terjadi pada partai-partai lain seperti Demokrat dan Golkar, yang pernah diisukan akan diambil alih oleh Jokowi.

“Ini sebenarnya satu paket. Jokowi ingin punya kontrol lebih besar, termasuk melalui PDIP. Dia mencoba menyelundupkan orang-orangnya ke dalam,” ujarnya.

Rocky juga mengingatkan bahwa menggoyahkan PDIP bukanlah perkara mudah. Sebagai partai besar yang dipimpin Megawati Soekarnoputri, PDIP memiliki struktur yang solid dan kekuatan politik yang besar.

BACA JUGA :  Dewan Pers Tegaskan Wawancara Hasto Kristiyanto di TV Tidak Bisa Dipidana

Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa ketegangan politik ini bisa memanas hingga tahun depan.

“Dinamika ini bisa menjadi indikasi ambisi Jokowi untuk melanjutkan dinasti politiknya melalui Gibran, dan ini akan terus menjadi sorotan,” tambah Rocky.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru