Hacker PDN Minta Rp 131 Miliar, Pemerintah Indonesia Tolak

Kamis, 27 Juni 2024 - 08:15 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Hacker PDN Minta Rp 131 Miliar, Pemerintah Indonesia Tolak

Hacker pdn/ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Pemerintah Indonesia menghadapi serangan siber yang menuntut tebusan dari hacker PDN sebesar Rp 131 miliar.

Permintaan dari hacker PDN tersebut ditolak mentah-mentah oleh Pemerintah Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi, Usman Kansong.

“Kami dengan tegas menyatakan penolakan terhadap permintaan tebusan sebesar Rp 131 miliar tersebut,” ujar Usman dalam konferensi pers pada Rabu (26/6/2024).

BACA JUGA :  Ransomware Serang 210 Pusat Data Nasional Instansi Pemerintah

Pemerintah menegaskan bahwa data yang telah dibobol oleh peretas di PDN sudah diamankan dan tidak dapat diakses kembali oleh pihak manapun, termasuk peretas sendiri.

“Kami telah mengambil langkah-langkah untuk mengisolasi dan mengamankan data di PDNS 2 di Surabaya bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Telkom Sigma,” tambah Usman.

BACA JUGA :  Brain Cipher Beri Kunci PDN, Kemenkominfo Berhasil Buka

Meskipun serangan ransomware Lockbit 3.0 berhasil melumpuhkan sebagian server, pemerintah yakin bahwa data yang terdampak tidak bisa diambil kembali oleh peretas.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, sebelumnya mengonfirmasi adanya tuntutan tebusan sebesar 8 juta dolar dari peretas.

Serangan ini telah mempengaruhi sekitar 282 database yang dimiliki oleh berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, mengakibatkan gangguan signifikan terhadap layanan publik.

BACA JUGA :  Miris, Lebih dari 1.000 Legislator Main Judi Online

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kanit dan Penyidik “Dibuang” ke Polsek Usai Tangkap Politisi Gerindra Nyabu
Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol