Ganjar Soroti Program Makan Siang Gratis : Jangan Bohongi Rakyat

Kamis, 28 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Soroti Program Makan Siang Gratis : Jangan Bohongi Rakyat

Ganjar Soroti Program Makan Siang Gratis : Jangan Bohongi Rakyat

Zonafaktualnews.com – Capres 03, Ganjar Pranowo menyoroti program makan siang gratis yang dibanggakan capres 02.

“Jangan bohongi rakyat,” kata Ganjar dalam acara alumni aktivis GMNI di GBK, Jakarta, Kamis (27/12/2023).

Mulanya Ganjar mengajak para alumni GMNI untuk mendengar dan menolong apa yang dikeluhkan rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ganjar mendengar dan merasakan langsung saat blusukan kampanye yang dimulai dari Merauke bahwa di sana masih minim fasilitas kesehatan.

BACA JUGA :  Sebar Hoax, Relawan Ganjar-Mahfud Ditangkap

“Seorang Pendeta Leo, saya ulang cerita ini yang dia harus menolong ibu melahirkan, “bapak Ganjar kami berada dalam ketidakmudahan, kami tidak punya ilmu itu, tapi di kampung kami tidak ada fasilitas itu, dan tidak ada orang yang mau menolong ini dan mampu menolong ini, yang ada tinggal kami,” ungkapnya.

“Bagaimana menolongnya, mereka kalau membawa ke rumah sakit, RS jauh, ke mana mereka harus lewat, bukan jalannya rusak atau jelek, tidak ada jalan, dan kemudian kita berpesta pora tinggi-tinggi sekali,” sambung Ganjar.

BACA JUGA :  Adian Sebut Ganjar Tak Bisa Kalah, Polling Anies di Atas Angin

Ganjar lantas menyinggung soal program makan siang gratis untuk rakyat yang digembar-gemborkan pasangan Prabowo-Gibran, hingga menelan anggaran Rp450 triliun.

“Maaf, dan Rp400 T mau digunakan untuk makan siang?” ujar Ganjar disambut tawa hadirin.

Ganjar menambahkan, bahwa alumni GMNI yang notabene adalah intelektual harus kritis terhadap jargon-jargon yang didengungkan pada calon pemimpin.

BACA JUGA :  Prabowo Tanya Soal Makan Gratis, Ganjar Jawab Tidak Setuju

Karena itu, alumni GMNI mengemban tanggung jawab moral menghadapi pesta demokrasi lima tahunan.

“Alumni GMNI adalah intelektual, mari kita makin kritis pada soal jargon, pada soal program, pada soal gimmick, karena di balik politik yang besar, di balik debat yang ditonton tepuk tangan yang sangat meriah, sebenarnya ada tanggung jawab moral kita untuk melakukan pendidikan politik kepada rakyat,” kata Ganjar

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru