Dugaan Intimidasi Relawan di Pilkada Barru Memanas, Jubir Araska Serahkan ke Polisi

Kamis, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamka Hakim, Juru Bicara (Jubir) pasangan calon H. Aras – Aska Mappe (ARASKA)

Hamka Hakim, Juru Bicara (Jubir) pasangan calon H. Aras – Aska Mappe (ARASKA)

Zonafaktualnews.com – Isu dugaan intimidasi terhadap relawan pasangan calon Araska semakin memanas.

Hamka Hakim, Juru Bicara (Jubir) pasangan calon H. Aras – Aska Mappe (ARASKA), menyatakan bahwa timnya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwenang, yakni Polres Barru dan Bawaslu, guna menjaga Pilkada tetap damai.

Dalam keterangannya kepada media di posko kemenangan ARASKA di Jl. A.P. Pettarani Barru, Rabu (18/9/2024), Hamka mengungkapkan bahwa laporan intimidasi ini diajukan setelah adanya desakan dari masyarakat desa dan kecamatan untuk mencari pelaku. Namun, tim ARASKA lebih memilih jalur hukum untuk menangani persoalan ini.

“Terkait dugaan intimidasi yang dialami relawan Araska, kami percayakan laporan ini ke aparat penegak hukum dan Bawaslu. Hal ini demi menjaga Pilkada yang damai,” ujar Hamka.

Ia menambahkan, tim relawan ARASKA diarahkan untuk tetap fokus pada sosialisasi kepada masyarakat mengenai visi dan misi paslon, dengan tetap menjaga etika dan cara yang baik.

BACA JUGA :  Program Bedah Rumah Berlanjut, ARASKA Hadirkan Harapan Baru untuk Barru

Menurut Hamka, ARASKA tidak ingin terlibat dalam aksi intimidasi, melainkan fokus membangun Barru.

Hamka juga menjelaskan bahwa tim hukum ARASKA, yang dipimpin oleh Aditya, sedang dalam tahap permintaan keterangan para saksi terkait dugaan intimidasi ini.

Salah satu relawan dengan inisial FR mengaku dibuntuti oleh dua orang yang mencurigakan saat memasang alat peraga kampanye. Bahkan, FR melaporkan bahwa sebuah mobil Avanza putih sempat terlihat masuk ke lorong rumahnya.

BACA JUGA :  Caleg DPR RI Sulsel I Ditetapkan Sebagai Tersangka Politik Uang

Sebelumnya, tim hukum ARASKA juga telah melaporkan kasus perusakan reklame kampanye ke Bawaslu dan Polres Barru pada Minggu (15/9/2024).

Pilkada Barru kini semakin tegang dengan adanya isu intimidasi ini, namun tim ARASKA berharap proses hukum dapat berjalan dengan lancar agar Pilkada tetap berlangsung damai dan adil.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru