China Diterjang Topan dan Banjir Dahsyat, 1,54 Juta Orang Dievakuasi

Minggu, 6 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di China (Tangkapan Layar Video Tiktok)

Banjir di China (Tangkapan Layar Video Tiktok)

Zonafaktualnews.com – Banjir akibat Topan Doksuri terus merendam lahan pertanian dan kota-kota di timur laut China pada Sabtu (5/8/2023)

Hampir 15.000 warga diungsikan dari Shulan, kota penghasil jagung di Provinsi Jilin, di mana seorang warga tewas dan empat lainnya hilang, kata media pemerintah.

Hujan terus mengguyur Shulan sejak 1 Agustus. Curah hujan di beberapa kawasan kota itu mencapai 489, lima kali lipat dari rekor sebelumnya. Jembatan-jembatan runtuh dan jalan-jalan rusak di seluruh kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Media pemerintah China News Service menyiarkan gambar-gambar jalan yang terendam di sekitar pabrik dan permukiman di Kota Shulan yang berpenduduk lebih dari 700.000 jiwa.

BACA JUGA :  Menantu Jokowi dan Airlangga Hartarto Dituding Terlibat Penyelundupan Nikel

Dampak topan jarang dialami wilayah timur laut China karena sebagian besar topan bergerak ke barat atau barat laut setelah mendarat, menurut ahli meteorologi.

Sejumlah mobil terendam banjir di China (Tangkapan layar video Tiktok)
Sejumlah mobil terendam banjir di China (Tangkapan layar video Tiktok)

Hujan terus menerus itu mulai turun akhir Juli ketika sisa-sisa Topan Doksuri memasuki daratan untuk menerjang China utara serta menimbulkan banjir besar dan mengganggu kehidupan jutaan orang.

Hingga Sabtu pagi, sekitar 1,54 juta orang telah dievakuasi dari kawasan berisiko di Provinsi Hebei, China utara, kata kantor berita Xinhua.

Pemerintah Beijing pada Sabtu memperingatkan warga ibu kota itu agar mewaspadai lubang dan longsoran lumpur di dua distrik: Fangshan dan Mentougou.

BACA JUGA :  Kakek di Luwu Nikahi Gadis SMA, Lansia Tajir di China Wafat, Istri Muda Warisi Rp731 M

Curah hujan pekan ini memecahkan rekor tertinggi di Beijing dan China utara. Sungai Haihe meluap akibat banjir terbesar sejak 1963 itu.

Banjir diperkirakan akan surut dalam waktu satu bulan di Provinsi Hebei, kata seorang pejabat sumber daya air kepada media pemerintah.

China telah lama menyadari ancaman banjir di perkotaan, yang permukaannya tertutup beton akibat pembangunan yang melaju pesat. Cuaca ekstrem akibat pemanasan global semakin memperburuk situasi itu.

Pada Sabtu, banjir di Zhuozhou mulai surut, sementara upaya penyelamatan dan pemompaan air terus berlangsung di kota itu, yang terdampak paling parah di Provinsi Hebei.

BACA JUGA :  Terungkap! 'Diam-Diam' Tetangga RI Genjot Persediaan Senjata Nuklir
Puluhan mobil terseret arus banjir di China (Tangkapan laya video tiktok)
Puluhan mobil terseret arus banjir di China (Tangkapan laya video tiktok)

Sekitar 100.000 orang atau seperenam dari jumlah penduduknya telah diungsikan.

Di Prefektur Baoding di mana Zhuozhou berada, curah hujan yang tinggi membuat 67 dari 83 waduk kecil di sana meluap, lebih dari 4.000 rumah roboh, dan sedikitnya 10 orang kehilangan nyawa, kata pemerintah setempat pada Sabtu.

Hampir 300 jembatan dan jalan-jalan pedesaan sepanjang lebih dari 550 km rusak diterjang banjir. Kerugian ekonomi mencapai hampir 17 miliar yuan (sekitar Rp36 triliun) di Baoding pada Sabtu.

Pada Juli, China menanggung kerugian akibat bencana alam hingga 41,18 miliar yuan (sekitar Rp87.4 triliun), lebih tinggi dari kerugian total selama enam bulan sebelumnya.

https://www.tiktok.com/@real_aling/video/7263903620670803202?q=china%20banjir%202023&t=1691289179481

 

 

(Reuters/Id Amor)

Berita Terkait

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara
Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:49 WITA

Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:02 WITA

Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WITA

Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Atas Kerudung, Bawah Warung

Senin, 27 Jul 2026 - 00:22 WITA