Bak Firaun, Netanyahu Sebut ICJ Tak Bisa Setop Perang Israel di Gaza

Minggu, 14 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bak Firaun, Netanyahu Sebut ICJ Tak Bisa Setop Perang Israel di Gaza

Bak Firaun, Netanyahu Sebut ICJ Tak Bisa Setop Perang Israel di Gaza

Zonafaktualnews.com – Kesombongan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bak Firaun.

Netanyahu mengatakan bahwa tidak ada satu orang pun yang akan bisa menghentikan perang militernya melawan Hamas di Gaza.

Ia bahkan menegaskan termasuk Mahkamah Internasional atau ICJ di Den Haag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada seorang pun yang akan menghentikan kami baik Den Haag, Poros Kejahatan, dan tidak ada pihak lain.

Hal ini mungkin dan perlu untuk dilanjutkan sampai kemenangan dan kami akan melakukannya,” ujar Netanyahu dalam konferensi menjelang 100 hari perang Gaza pada Sabtu (13/1/2024) 

Pernyataan Netanyahu tentang Den Haag mengacu pada kasus genosida Gaza yang diajukan Afrika Selatan terhadap Israel ke ICJ.

BACA JUGA :  Satelit China Meneropong Kehancuran Gaza Lampaui Nagasaki

Afrika Selatan menuduh serangan militer Zionis ke Gaza telah melanggar Konvensi Genosida PBB.

Sedangkan komentar Netanyahu tentang Poros Kejahatan mengacu pada aliansi kelompok bersenjata yang didukung Iran di Timur Tengah yang dijuluki Poros Perlawanan.

Perang Israel dan Hamas telah memasuki hari ke-100 pada Minggu (14/1/2024). Perang ini dimulai setelah Hamas meluncurkan serangan ke Israel selatan, yang dikenal sebagai Operasi Badai al-Aqsa menewaskan 1.139, menurut pihak Zionis.

Netanyahu mengeklaim serangan militer Israel di Gaza telah menghilangkan sebagian besar batalyon Hamas.

BACA JUGA :  Israel Serang Gaza Usai Gencatan Senjata Runtuh, Wanita dan Anak-anak Tewas

Namun dia mengatakan bahwa mereka yang mengungsi dari Gaza utara tidak akan dapat kembali ke rumah mereka dalam waktu dekat.

“Ada hukum internasional yang menyatakan satu hal sederhana Anda menghilangkan suatu populasi dan Anda tidak mengizinkannya kembali selama bahaya masih ada,” kata Netanyahu.

“Dan bahayanya memang ada. Ada pertempuran di sana (di Gaza utara).”

Pemimpin rezim Zionis itu sehari sebelumnya, mencaci maki Afrika Selatan, yang dia sebut telah mewakili “monster” Hamas dengan mengajukan tuduhan genosida Gaza ke pengadilan dunia.

“Sebuah organisasi teroris melakukan kejahatan terburuk terhadap orang-orang Yahudi sejak Holocaust, dan sekarang seseorang datang untuk membelanya atas nama Holocaust,” kesal Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA :  Tentara Zionis Israel Perkosa dan Bunuh Para Wanita di Palestina

“Empedu yang kurang ajar. Dunia sedang terbalik,” lanjut dia.

“Kemunafikan Afrika Selatan sangat tinggi. Di manakah Afrika Selatan ketika jutaan orang dibunuh dan diusir dari rumah mereka di Suriah dan Yaman, oleh siapa? Oleh mitra Hamas,” katanya.

“Kami akan terus membantah kebohongan tersebut. Kami akan terus menjunjung tinggi hak kami untuk membela diri dan menjamin masa depan kami hingga kemenangan total,” ujar Netanyahu.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel dengan Rudal, Timur Tengah Memanas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru