AS Dilanda Wabah Narkoba Tranq Bikin Pecandu Bak Zombie

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabah Tranq, wabah zombie di Amerika Serikat (New York Post)

Wabah Tranq, wabah zombie di Amerika Serikat (New York Post)

Zonafaktualnews.com – Amerika Serikat (AS) dilanda fenomena orang kecanduan narkoba semakin banyak dan mengkhawatirkan.

Di beberapa kota bisa terlihat orang-orang kecanduan narkoba hingga pingsan dibiarkan begitu saja di jalanan seperti wabah zombie.

Dalam beberapa video yang viral di jagat maya tampak jalanan di area Kensington, Philadelphia, dipenuhi warga yang bertingkah layaknya zombie.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka melangkah sempoyongan bahkan pingsan di jalanan akibat kecanduan narkoba.

Dilansir dari News18, kebanyakan dari para pecandu narkoba itu mengonsumsi obat xylazine atau tranq yang beberapa waktu terakhir mendatangkan malapetaka di kota-kota di AS.

BACA JUGA :  Kecolongan, Tahanan Polres Gowa Bebas Main HP

Seseorang yang mengonsumsi tranq bisa terancam tewas dengan kulit yang membusuk.

Pada April lalu, Gedung Putih menyatakan bahwa fentanyl opioid sintetik yang dicampur dengan xylazine merupakan “ancaman” yang bahaya karena efeknya yang dapat mengakibatkan peningkatan krisis opioid di AS.

Krisis opioid adalah kondisi di mana obat opioid disalahgunakan, salah satunya dengan mengonsumsinya secara berlebihan.

Obat opioid sendiri merupakan obat pereda nyeri. Salah satu obat opioid adalah Fentanyl. Sementara xylazine atau tranq bukan opioid.

“Obat ini (tranq), yang merupakan obat penenang hewan, dicampur dengan fentanyl dan ditemukan di hampir 50 negara bagian sekarang,” kata Direktur Kantor Kebijakan Pengawasan Narkoba Nasional AS, Rahul Gupta, seperti dikutip CNN.

BACA JUGA :  Kacau, Suami Izin ke Istri Perkosa Gadis ABG Lalu Ajak Threesome

“Ini merupakan hal yang penting bagi kami untuk memastikan bahwa kami menyatakannya sebagai ancaman.”

Merujuk pada Food and Drug Administration (FDA) AS, tranq memang merupakan obat penenang yang boleh digunakan pada hewan, umumnya pada kuda.

Obat ini bisa menyebabkan kerusakan besar pada tubuh manusia, bahkan bisa membusukkan kulit bagi penggunanya.

Seseorang yang mengonsumsi obat ini secara berlebihan akan mengalami luka pada jaringan lunak dan nekrosis atau yang kerap disebut sebagai pembusukan kulit yang bisa menyebabkan amputasi.

BACA JUGA :  Danny Pomanto Beri Kesaksian Soal Kasus Korupsi PDAM Makassar

Sejak beberapa waktu terakhir, tranq juga banyak dikaitkan dengan peningkatan jumlah kematian akibat overdosis obat di AS karena banyak digunakan secara ilegal.

Menurut laporan intelijen US Drug Enforcement Administration yang rilis pada 2022, dalam rentang 2020-2021

Kematian akibat overdosis yang melibatkan tranq meningkat lebih dari 1.000 persen di Selatan, 750 persen di Barat, dan sekitar 500 persen di Midwest.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras
Gempa 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Tsunami hingga 3 Meter Ancam Pesisir
Konflik Sudan Makin Brutal, Ratusan Warga Tewas Dibantai Pasukan RSF
Presiden Meksiko Dilecehkan Pria Mabuk, Dada Diremas hingga Dicium Depan Umum

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:00 WITA

Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:08 WITA

Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:18 WITA

Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras

Berita Terbaru