Rusia Ancam Hilangkan AS dengan Nuklir, Trump Balas Turunkan Kapal Selam Tempur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 00:45 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Rusia Ancam Hilangkan AS dengan Nuklir, Trump Balas Turunkan Kapal Selam Tempur

Foto ilustrasi – Perseteruan antara Rusia dan Amerika Serikat

Zonafaktualnews.com – Ketegangan antara Washington dan Moskow semakin memanas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pengerahan kapal selam tempur bertenaga nuklir ke lokasi strategis, merespons ancaman keras yang dilontarkan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Dalam pernyataan di Telegram awal pekan ini, Medvedev yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia menegaskan, jika AS terus mendukung Ukraina dengan senjata jarak jauh dan dukungan politik, maka Rusia akan membalas dengan serangan menghancurkan.

BACA JUGA :  Perjanjian Prabowo–Trump Sah, Pemerintah Izinkan Data Pribadi WNI Dikirim ke AS

“Rusia adalah kekuatan nuklir, dan mereka yang membuat keputusan di Washington harus mengingat hal ini. Akibatnya, kota-kota Anda sendiri mungkin akan hilang,” tegas Medvedev.

Pernyataan tersebut langsung direspons Trump melalui unggahan di platform Social Truth. Ia menyebut ancaman Medvedev sangat provokatif dan berpotensi menimbulkan konsekuensi besar.

“Saya telah memerintahkan pengerahan kapal selam nuklir di wilayah yang tepat, untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk,” tulis Trump.

BACA JUGA :  Dikira Bawa Pistol, Pemilik Mr P Terbesar di Dunia Disetop Bandara

Meski Trump tidak membeberkan lokasi pasti kapal selam yang dikerahkan maupun koordinasi dengan Pentagon, langkah ini dipandang sebagai sinyal militer kuat kepada Rusia di tengah meningkatnya ancaman nuklir.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Kremlin kerap menggunakan retorika senjata nuklir untuk menekan Barat.

Terbaru, Rusia menggelar latihan nuklir taktis di dekat perbatasan negara-negara NATO, termasuk Polandia dan negara-negara Baltik.

BACA JUGA :  Trump Ditembak di Pennsylvania, Satu Tewas dan Dua Terluka

Hingga kini, Presiden Vladimir Putin belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan Trump, sementara pejabat AS menegaskan bahwa ancaman nuklir adalah tindakan sembrono yang mengancam stabilitas global.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru