Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pria lansia di Mamuju dianiaya anak kandung sendiri (Visual AI)

Ilustrasi Pria lansia di Mamuju dianiaya anak kandung sendiri (Visual AI)

Zonafaktualnews.com – Seorang pria lanjut usia di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menjadi korban kekerasan brutal oleh darah dagingnya sendiri.

Korban bernama BC (60) dianiaya oleh anak kandungnya, SP (30), hanya karena perkara uang yang tidak dipenuhi.

Aksi penyerangan fisik ini dipicu oleh tabiat buruk pelaku yang pulang ke rumah dalam kondisi mabuk berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus domestik yang terjadi di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Mamuju ini langsung memicu respons cepat dari aparat kepolisian setempat.

“Benar, seorang pria diduga melakukan penganiayaan terhadap ayah kandungnya sendiri,” ujar Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, Kamis (28/5/2026).

BACA JUGA :  Pria Lansia Perkosa Janda Tua di Luwu Berakhir di Tangan Polisi

Petaka di tengah malam itu bermula pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.

Pelaku yang baru saja menenggak minuman keras langsung menyergap sang ayah yang baru tiba di rumah dengan todongan meminta sejumlah uang.

“Sesampainya di rumah, pelaku mendatangi ayahnya dengan maksud meminta uang. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh korban,” jelas Herman.

Penolakan dari sang ayah seketika menyulut emosi pelaku yang sedang di bawah pengaruh alkohol.

Cekcok mulut yang sengit berubah menjadi tindakan fisik saat pemuda tersebut mendorong tubuh ringkih ayahnya hingga terjatuh ke arah cermin.

Benturan keras tersebut membuat kaca pecah dan melukai fisik korban.

BACA JUGA :  Proses Gelar Perkara di Polres Maros Dituding Cacat, Pelapor Desak Polda Turun Tangan

“Dorongan itu menyebabkan luka pada siku kiri korban,” ungkap Herman.

Melihat orang tuanya terluka, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Saudara pelaku yang berada di lokasi segera melarikan lansia tersebut ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sekaligus melaporkan kebrutalan SP ke Polsek Kalukku.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak melakukan perburuan terhadap pelaku yang buron. Namun, proses hukum ini mendadak diminta untuk dihentikan total setelah korban memilih memberikan pengampunan demi status hubungan darah.

Lansia berusia 60 tahun itu memohon kepada penyidik agar tidak memenjarakan anaknya.

BACA JUGA :  Anggota DPR RI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pemuda yang Tewas di Masjid

Ia bersikeras menarik aduan dan memilih menyelesaikan kasus kekerasan ini di luar jalur hukum.

“Korban menyampaikan bahwa persoalan tersebut tidak perlu dibawa ke ranah hukum karena pelaku merupakan anak kandungnya sendiri,” kata Herman.

Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, perilaku kasar pelaku ternyata berakar dari gaya hidupnya yang rusak.

Sang ayah membeberkan bahwa putranya sudah lama terjebak dalam lingkaran kecanduan minuman keras tradisional dan perjudian.

“Dalam kesehariannya, pelaku juga diketahui sering mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo serta gemar bermain judi,” pungkas Herman.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pecandu Sabu dan Video Syur Jadi Alasan Buruh di Makassar Perkosa Siswi SD
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh
Pembunuh dan Pemerkosa Siswi SD di Tallo Makassar Akhirnya Berhasil Ditangkap
Manajemen MaxOne Hotel Makassar Bagi-bagi Ratusan Daging Kurban ke Warga
Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim
Wali Kota Palopo “Janjimu Tale’e”, Jembatan Pajalesang Belum Juga Diperbaiki
Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:14 WITA

Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:18 WITA

Pecandu Sabu dan Video Syur Jadi Alasan Buruh di Makassar Perkosa Siswi SD

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:35 WITA

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:32 WITA

Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:15 WITA

Pembunuh dan Pemerkosa Siswi SD di Tallo Makassar Akhirnya Berhasil Ditangkap

Berita Terbaru