Rusia Desak AS Tahan Diri, Situasi Iran–Israel Kian Tak Terkendali

Jumat, 20 Juni 2025 - 02:28 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Rusia Desak AS Tahan Diri, Situasi Iran–Israel Kian Tak Terkendali

Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dan Presiden Rusia Vladimir Vladimirovich Putin (Foto kolase)

Zonafaktualnews.com – Pemerintah Rusia menyerukan agar Amerika Serikat tidak gegabah dalam menyikapi konflik Iran dan Israel yang semakin memanas.

Peringatan itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, di tengah kabar bahwa Washington mempertimbangkan untuk memberikan bantuan militer langsung kepada Israel.

Ryabkov menyebut rencana tersebut sebagai langkah yang sangat berisiko, yang justru dapat memperparah kekacauan di kawasan Timur Tengah yang sudah berada di ambang ledakan.

“Itu akan menjadi langkah yang sangat berisiko dan akan membuat situasi semakin tidak stabil,” ujar Ryabkov kepada kantor berita Interfax, Kamis (19/6/2025).

Pernyataan tegas dari Moskow ini muncul setelah Amerika Serikat, di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, dikabarkan tengah mendiskusikan opsi-opsi militer termasuk kemungkinan menyerang fasilitas nuklir Iran bersama Israel.

BACA JUGA :  Hisbullah Lebanon Porak-porandakan Israel dengan Hantaman Rudal

Ketegangan semakin membesar ketika Trump sendiri menyatakan di media sosial bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk “menghabisi” Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebelum akhirnya membatalkan niat tersebut.

“Kami tidak akan melakukannya, setidaknya untuk saat ini,” tulis Trump dalam unggahannya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), Sergey Naryshkin, memperingatkan bahwa situasi antara Iran dan Israel sudah masuk dalam fase “sangat kritis”.

Pernyataan tersebut memperkuat kecemasan global bahwa konflik dua negara bisa berubah menjadi perang terbuka dengan melibatkan kekuatan-kekuatan besar dunia.

Konflik bermula sejak Israel melancarkan serangan udara mendadak ke fasilitas nuklir Iran, serta target ilmuwan dan tokoh militer senior pada Jumat lalu. Iran tak tinggal diam.

BACA JUGA :  Babe Haikal "Tampar" Buya Arrazzy di Podcast Deddy Corbuzier

Negeri Mullah itu membalas dengan rentetan rudal balistik dan drone ke berbagai kota di Israel. Serangan balik tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan melukai puluhan warga sipil.

Rusia secara terbuka mengecam serangan Israel sebagai “ilegal dan tidak beralasan”. Presiden Vladimir Putin pun menyerukan penghentian segera atas aksi militer kedua negara.

Sebagai sekutu strategis Iran yang telah menandatangani perjanjian kemitraan pada Januari lalu, Moskow berada di posisi yang sensitif—berusaha menjaga pengaruh regional tanpa memperburuk eskalasi.

Kini, Moskow mendesak agar Amerika Serikat tidak menambah panas situasi dengan intervensi militer baru.

BACA JUGA :  Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

Rusia menilai bahwa tindakan seperti itu hanya akan memperlebar konflik dan menghilangkan ruang diplomasi yang masih tersisa.

Dengan perang udara yang sudah berlangsung enam hari, dan saling ancam antar kekuatan besar mulai terbuka di ruang publik, dunia menghadapi potensi titik balik berbahaya di Timur Tengah.

Semua mata kini tertuju pada Gedung Putih: apakah Washington akan memilih menahan diri, atau justru melangkah menuju jurang eskalasi global?

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru