Andi Sudirman Puncaki Suara Pilgub Sulsel, Danny Pomanto Sasar 1,8 Juta Rumah

Sabtu, 31 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase Poster Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dan Danny Pomanto-Azhar Arsyad (Ist)

Foto Kolase Poster Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dan Danny Pomanto-Azhar Arsyad (Ist)

Zonafaktualnews.com – Pilgub Sulsel 2024 semakin memanas dengan persaingan antara dua pasangan calon kuat, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dan Danny Pomanto-Azhar Arsyad.

Mantan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, memuncaki perolehan suara sementara dengan dukungan 3,8 juta suara dari 10 partai politik pendukung.

Sementara itu, Danny Pomanto, mantan Wali Kota Makassar, memilih strategi berbeda dengan menyasar 1,8 juta rumah warga melalui kampanye door-to-door.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keunggulan suara Andi Sudirman tidak lepas dari dukungan solid partai-partai besar seperti Nasdem, Gerindra, Golkar, dan Demokrat.

Dukungan ini tercermin dari berkas pendaftaran pasangan Andi-Fatmawati yang telah diterima oleh KPU Sulsel pada 29 Agustus 2024.

Di hadapan ribuan pendukung dan kader partai pengusung, Andi menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan.

BACA JUGA :  Danny Temui Korban Reruntuhan Kubah Masjid di Barukang

“Dukungan 3,8 juta suara ini adalah kekuatan besar. Saya merasa terhormat dan berjanji akan bekerja lebih keras lagi untuk masyarakat Sulsel,” ungkap Andi Sudirman saat deklarasi di Hotel Claro Makassar.

Danny Pomanto-Azhar Arsyad tidak tinggal diam. Dengan target ambisius menyapa 1,8 juta rumah warga, Danny memilih pendekatan yang lebih langsung dan personal.

Kampanye ini menjadi strategi utama Danny untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, mengingat ia memiliki sejarah panjang dalam politik lokal, termasuk dua kali menjabat sebagai Wali Kota Makassar dan memenangkan pertarungan melawan kotak kosong.

“Ini bukan sekadar kampanye biasa. Kami ingin benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka langsung di rumah-rumah. Target kami 1,8 juta rumah, dan kami siap untuk itu,” kata Danny Pomanto usai deklarasi di kawasan MNEK CPI, Makassar.

BACA JUGA :  KPU Sulsel Gelar Pengundian Nomor Urut Pilgub, Pertarungan Danny Vs Sudirman Dimulai

Danny yakin bahwa kampanye door-to-door akan memberikan dampak signifikan dalam mendekati masyarakat.

“Kami tidak hanya ingin mengandalkan suara partai, tapi juga ingin meraih hati masyarakat secara langsung. Ini bukan soal angka semata, tapi soal bagaimana kita bisa bersama-sama membangun Sulsel,” tambahnya.

Pertarungan Andi Sudirman dan Danny Pomanto bukan hanya soal jumlah suara, tapi juga soal strategi dan pendekatan. Dengan kekuatan 10 partai politik, Andi berada di puncak perolehan suara.

Namun, Danny Pomanto yang mengandalkan pendekatan langsung dan personal siap memberikan perlawanan sengit dengan menggerakkan kampanye besar-besaran menyentuh 1,8 juta rumah warga Sulsel.

BACA JUGA :  Kampanye di Jeneponto, D1A Gaungkan "Baik untuk Sulsel" dan Dialog Terbuka

Kedua pasangan calon ini memiliki visi dan strategi yang berbeda, namun sama-sama bertekad untuk memajukan Sulawesi Selatan.

Dengan semakin dekatnya hari pencoblosan, persaingan Andi Sudirman dan Danny Pomanto diprediksi akan semakin ketat dan seru untuk diikuti.

Apakah Andi Sudirman akan mampu mempertahankan keunggulan suaranya hingga hari pemilihan, atau justru Danny Pomanto yang akan mengejutkan dengan strategi terjun langsung ke masyarakat? Satu hal yang pasti, Pilgub Sulsel 2024 menjadi ajang pertarungan politik yang sangat menarik dan layak untuk disimak.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan
PDIP Dituding Abu-abu, Demokrat Minta Parpol Fokus Ekonomi Bukan Pemilu 2029
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WITA

Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:34 WITA

Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Senin, 22 Juni 2026 - 16:17 WITA

PDIP Dituding Abu-abu, Demokrat Minta Parpol Fokus Ekonomi Bukan Pemilu 2029

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Berita Terbaru