Viral Koran Achtung Buat Kubu 02 Murka, Netizen : Paling Dia yang Bikin Isu Itu!

Minggu, 14 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Koran Achtung Buat Kubu 02 Murka, Netizen : Paling Dia yang Bikin Isu Itu!

Viral Koran Achtung Buat Kubu 02 Murka, Netizen : Paling Dia yang Bikin Isu Itu!

Zonafaktualnews.com – Beredar Koran Achtung di berbagai kota besar di Indonesia.

Cover dan isi koran achtung tersebut viral di media sosial, pada Minggu (14/1/2024).

Tampilan cover koran Achtung menyebut “Inilah Penculik Aktivis 98” Cover koran itu pun menampilkan foto Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, terdapat narasi dalam koran tersebut yakni, “Indonesia Menolak Dinasti Politik, dan Penculik.

Mendapati Koran Achtung yang beredar luas dipublik tersebut, kubu Prabowo-Gibran, murka.

TKN Prabowo-Gibran menilai Koran Achtung berisi artikel fitnah dan hoaks kepada pasangan nomor urut 2 ini.

TKN Prabowo-Gibran bakal melaporkan Koran Achtung ke Bareskrim Polri.

“Kami sementara memantau dulu dalam satu-dua hari, setelah mengompilasi, mengumpulkan semua bukti, baru kami akan melaporkan secara resmi,

Lapor ke mana? Ke Bareskrim karena ini murni pidana, enggak ada kaitannya dengan pemilu, dalam konteks penegakan hukumnya,

Ini murni pidana,” kata Habib saat konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2023).

Ia mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa koran tersebut memuat tulisan bertajuk “Inilah Penculik Aktivis 1998” di laman utamanya, lengkap dengan foto wajah Prabowo.

BACA JUGA :  Poster Caleg “Mamah Semok” Disebut Bikin Malu Prabowo-Gibran

“Isinya confirmed (terkonfirmasi, red) fitnah. Misalnya, ‘Inilah Penculik Aktivis 98’, ‘Inilah Korbannya’, ini gambar Prabowo, teman-teman. Foto Pak Prabowo difitnah sebagai penculik,” ujar Habib.

Ia mengatakan koran tersebut beredar dalam beberapa hari belakangan di kota-kota besar, seperti Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Riau, Aceh, dan Sumatera Utara.

Menurutnya, kemunculan koran itu adalah salah satu indikasi upaya menggagalkan Pemilu 2024.

Namun begitu, Habib mengaku pihaknya belum bisa mengidentifikasi pembuat dan penyebar koran tersebut.

“Terduga pelaku wallahualam, tidak tahu, tidak diketahui dalam lidik, nah itu bahasanya kalau kepolisian,”” ujarnya.

Terlepas dari itu, Habib mengklaim isi koran tersebut adalah fitnah karena Prabowo bukanlah pelaku penculikan terhadap aktivis.

Ia juga menyebut setidaknya ada empat fakta hukum yang menguatkan hal itu.

BACA JUGA :  Prabowo Janji Tak Pakai Fasilitas Negara Saat Kampanye, Eh Malah Terciduk

Pertama, tidak ada satu pun keterangan saksi dalam persidangan Tim Mawar yang menyebutkan adanya perintah atau arahan Prabowo untuk melakukan penculikan.

Kedua, keputusan Dewan Kehormatan Perwira dengan terperiksa Letjen (Purn) Prabowo Subianto, bukanlah merupakan putusan pengadilan dan bukan keputusan lembaga setengah peradilan. “Itu sifat putusannya pun hanyalah rekomendasi,” ujarnya.

Ketiga, keputusan Presiden B.J. Habibie yang memberhentikan Prabowo secara hormat dengan menghargai jasa-jasa dan pengabdian Prabowo selama bertugas di TNI.

“Terakhir yang terpenting menurut saya adalah sudah lebih dari 16 tahun sejak tahun 2006,

Komnas HAM tidak pernah bisa melengkapi hasil penyelidikan perkara pelanggaran HAM berat,

Penculikan aktivis yang dinyatakan kurang lengkap oleh Kejaksaan Agung.

Padahal, menurut ketentuan Pasal 20 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 (tentang Pengadilan HAM),

waktu Komnas HAM untuk melengkapi hasil penyelidikan tersebut hanyalah 30 hari,” terangnya

Merespon koran Achtung yang viral itu, netizen justru menanggapinya secara negatif.

BACA JUGA :  Sekjen PDIP: Siapa yang Berproses dengan Menanam Angin, akan Menuai Badai

“Paling Dia yang Bikin Isu Itu! Dia yang buat dan dia pula yang klarifikasi biar semakin publik percaya dibuatlah untuk lapor ke polisi,” kata salah satu netizen mengomentari unggahan koran achtung yang viral itu.

“Saya gak percaya, ini jurus kampanye hitam lagu lama yang diulang-ulang agar populeritas dan elektabilitas survei semakin tinggi,” timpal yang lainnya.

“Dalam dunia politik sudah biasa seperti ini, itulah gunanya konsultan politik yang merancang isu, dia juga yang klarifikasi, dan settingannya lapor polisi,” kata netizen lainnya.

“Saya ingat kata2 Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman dia sempat sering getol katakan operasi kuda troya, artinya dia tahu dan paham. Jadi dalam politik sudah biasa blackcamping seperti itu.” ujar netizen.

“Warga Indonesia cerdas semua tak mempan isu2 seperti itu yang rata2 adalah yang mereka buat dan klarifikasi sendiri,” pungkas yang lainnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Demi Stamina, Sekelompok Pria di Makassar Minum Oli, Netizen: “Zat Kimia Itu Goblok”
Kisah Pilu Malam Pertama di Malang, Intan Tertipu “Pria” yang Ternyata Wanita
Kakek di Luwu Nikahi Gadis SMA, Lansia Tajir di China Wafat, Istri Muda Warisi Rp731 M
Ribuan Motor Listrik Berlogo BGN Viral, Dadan Tegaskan Tujuan Operasional
Heboh, Suami Bos Toko di Bulukumba Selingkuh dengan Karyawati dan Hasilkan 2 Anak
Video Joget di Ruang Operasi Viral, Perawat RSUD Datu Beru Dinonaktifkan
Siapa Sosok Tri Indah R? Selebgram yang Terseret Isu VCS Suami Clara Shinta
Sempat Pamer Mesra, Selebgram Clara Shinta Bongkar Borok Suami “Mokondo”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:00 WITA

Demi Stamina, Sekelompok Pria di Makassar Minum Oli, Netizen: “Zat Kimia Itu Goblok”

Kamis, 9 April 2026 - 13:42 WITA

Kisah Pilu Malam Pertama di Malang, Intan Tertipu “Pria” yang Ternyata Wanita

Kamis, 9 April 2026 - 12:48 WITA

Kakek di Luwu Nikahi Gadis SMA, Lansia Tajir di China Wafat, Istri Muda Warisi Rp731 M

Selasa, 7 April 2026 - 13:17 WITA

Ribuan Motor Listrik Berlogo BGN Viral, Dadan Tegaskan Tujuan Operasional

Senin, 6 April 2026 - 16:10 WITA

Heboh, Suami Bos Toko di Bulukumba Selingkuh dengan Karyawati dan Hasilkan 2 Anak

Berita Terbaru