Tolak Seruan Israel Pindah, Warga Palestina Siap Mati

Minggu, 15 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolak Seruan Israel Pindah, Warga Palestina Siap Mati

Tolak Seruan Israel Pindah, Warga Palestina Siap Mati

Zonafaktualnews.com – Warga Palestina menolak seruan Israel untuk meninggalkan wilayah di Jalur Gaza.

Ribuan massa Palestina yang bergerak ke jalan menyatakan siap mati pasca rombongan pengungsi dibombardir militer Israel.

“Kami siap mati, kami siap hadapi Israel,” teriak para warga Palestina

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, seruan Israel tersebut dianggap hanya propoganda palsu, agar para pengungsi segera meninggal rumah mereka.

Propoganda palsu Israel terbukti usai pernyataan negara zionis ini memberikan keselamatan bagi warga sipil dan anak-anak.

Namun pada kenyataannya, seruan untuk mengungsi tersebut hanyalah jebakan Israel untuk membombardir warga Gaza.

BACA JUGA :  Aksi Bela Palestina Serukan Boikot Produk Israel

Akibat dari propoganda Israel tersebut, sebanyak 60 warga Gaza dilaporkan tewas dibom saat mereka mengungsi.

Kabar tersebut disampaikan oleh seorang jurnalis Gaza bernama Maha Hussaini melalui akun X Twitter @MahaGaza

“Kemarin pendudukan Israel mendesak penduduk Gaza untuk pindah ke wilayah selatan dan tengah Jalur Gaza. Kami mengungsi bersama ratusan orang,

Beberapa jam kemudian, serangan udara Israel membom mereka yang mengungsi, di dekat tempat saya tinggal, menewaskan sekitar 60 orang,” kata Maha Hussaini lewat unggahan videonya yang dilihat media ini pada Minggu (15/10/2023)

Sementara informasi lain menyebutkan, jumlah warga Gaza Palestina yang menjadi korban pengeboman saat berpindah ke Selatan disebutkan sebanyak 70 orang meninggal dunia dan lebih dari 150 orang terluka.

Sebelumnya, Kepala kantor media pemerintah Hamas, Salama Marouf, meminta kepada warga Gaza untuk menolak seruan Israel tersebut

BACA JUGA :  Israel Kewalahan, AS Ambil Alih Serang Tiga Lokasi Nuklir Iran dengan Rudal

Sebab kata Salama Marouf bahwa peringatan relokasi dan evakuasi itu adalah upaya Israel untuk menyiarkan dan menyebarkan propaganda palsu.

Tujuan propaganda palsu itu, menurut Marouf, bertujuan untuk menaburkan kebingungan di antara warga Palestina.

“Kami mendesak warga kami untuk tidak terlibat dalam upaya ini,” ujar Marouf.

 

 

Editor : Id Amor

BACA JUGA :  Hamas Dianggap Berhasil Menangkan Pertempuran dengan Israel

Berita Terkait

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Berita Terbaru