Tolak Seruan Israel Pindah, Warga Palestina Siap Mati

Minggu, 15 Oktober 2023 - 16:55 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tolak Seruan Israel Pindah, Warga Palestina Siap Mati

Tolak Seruan Israel Pindah, Warga Palestina Siap Mati

Zonafaktualnews.com – Warga Palestina menolak seruan Israel untuk meninggalkan wilayah di Jalur Gaza.

Ribuan massa Palestina yang bergerak ke jalan menyatakan siap mati pasca rombongan pengungsi dibombardir militer Israel.

“Kami siap mati, kami siap hadapi Israel,” teriak para warga Palestina

Pasalnya, seruan Israel tersebut dianggap hanya propoganda palsu, agar para pengungsi segera meninggal rumah mereka.

Propoganda palsu Israel terbukti usai pernyataan negara zionis ini memberikan keselamatan bagi warga sipil dan anak-anak.

Namun pada kenyataannya, seruan untuk mengungsi tersebut hanyalah jebakan Israel untuk membombardir warga Gaza.

Akibat dari propoganda Israel tersebut, sebanyak 60 warga Gaza dilaporkan tewas dibom saat mereka mengungsi.

Kabar tersebut disampaikan oleh seorang jurnalis Gaza bernama Maha Hussaini melalui akun X Twitter @MahaGaza

BACA JUGA :  Perbatasan Rafah Panas, Tentara Israel dan Mesir Baku Tembak

“Kemarin pendudukan Israel mendesak penduduk Gaza untuk pindah ke wilayah selatan dan tengah Jalur Gaza. Kami mengungsi bersama ratusan orang,

Beberapa jam kemudian, serangan udara Israel membom mereka yang mengungsi, di dekat tempat saya tinggal, menewaskan sekitar 60 orang,” kata Maha Hussaini lewat unggahan videonya yang dilihat media ini pada Minggu (15/10/2023)

Sementara informasi lain menyebutkan, jumlah warga Gaza Palestina yang menjadi korban pengeboman saat berpindah ke Selatan disebutkan sebanyak 70 orang meninggal dunia dan lebih dari 150 orang terluka.

Sebelumnya, Kepala kantor media pemerintah Hamas, Salama Marouf, meminta kepada warga Gaza untuk menolak seruan Israel tersebut

BACA JUGA :  Biadab, Israel Kembali Bombardir Puluhan Warga Gaza dengan Jet Tempur

Sebab kata Salama Marouf bahwa peringatan relokasi dan evakuasi itu adalah upaya Israel untuk menyiarkan dan menyebarkan propaganda palsu.

Tujuan propaganda palsu itu, menurut Marouf, bertujuan untuk menaburkan kebingungan di antara warga Palestina.

“Kami mendesak warga kami untuk tidak terlibat dalam upaya ini,” ujar Marouf.

 

 

Editor : Id Amor

BACA JUGA :  Pria Lantang Ini Hujat Palestina-Indonesia, Sebut Nabi dapat Wahyu dari Setan

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Berita Terbaru