Tiga Pelajar Tewas Usai Disiksa dan Dicekoki Miras Oplosan

Sabtu, 4 Maret 2023 - 02:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Lokasi pesta miras oplosan di sebuah indekos Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar

Lokasi pesta miras oplosan di sebuah indekos Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar

Zonafaktualnews.com – Tiga orang pelajar menjadi korban penganiayaan oleh temannya

Ketiga pun tewas setelah disiksa dan dicekoki minumas keras oplosan alkohol 96 persen

Kapolsek Biringkanaya, AKP Andi Alimuddin mengatakan bahwa dua pelajar yang pertama tewas usai pesta miras masih di bawah umur.

Korban pertama berinisial AA berusia 15 tahun, lalu MRP berusia 17 tahun.

Keduanya sempat dibawa ke rumah sakit, sebelum akhirnya menghembuskan napas

Belakangan diketahui jika korban tewas bertambah satu orang, menjadi tiga pelajar.

Selain tiga korban tewas, terdapat tiga korban lain yang juga masih pelajar. Ketiganya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA :  Advokat Wawan Heran, Laporan AAS Building Langsung Sidik: Super Ekspres

Peristiwa pesta miras oplosan itu terjadi di sebuah indekos di Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Selasa (21/2/2023) malam.

Dalam video viral yang beredar, korban tampak disiksa seorang seorang pria.

Kemudian keesokan harinya, para pelajar mengeluh sakit perut dan muntah-muntah. Mereka kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.

Pasca kejadian tersebut, kepolisian pun menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan TKP tersebut menyatakan bahwa ada jerigen alkohol dengan kadar hingga 96 persen.

Tak hanya itu, ditemukan pula botol minuman bersoda dan sebotol anggur merah.

Diduga satu jerigen alkohol itu telah habis dikonsumsi.

BACA JUGA :  Polisi Telikung Penyelundupan Miras Impor dan Rokok Ilegal asal China di Makassar

Para pelajar itu diduga mengoplos alkohol 96 persen di jerigen itu dengan minuman anggur merah dan minuman bersoda.

Berdasarkan keterangan keluarga, salah satu tersangka memukul korban di bagian kepala dan pelipisnya.

Pemukulan ini terjadi secara terus menerus hingga lebam dan berbekas hingga tewas

Pelajar yang menjadi korban tersebut sempat pulang pada pagi hari dalam keadaan mabuk berat. Ini setelah ia dipaksa minum minuman alkohol tersebut oleh temannya.

Tak hanya itu, pelajar itu anak yang dipukul sempat ingin pulang, tetapi diancam akan dibunuh jika tidak ikut minum dengan teman-temannya.

BACA JUGA :  Tersulut Emosi, Warga Hancurkan Rumah Pelaku Pembunuhan Bocah 11 Tahun

Namun, pihak kepolisian disebut tidak menggubris kasus ini karena orang tua pelaku diduga adalah salah satu anggota polisi.

Terdapat pula unggahan Facebook ibu korban atas nama Ely Rahmawati yang berduka.

Sang ibu juga menyatakan bahwa anaknya bukanlah peminum minuman keras.

“Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Selamat jalan nak Surga tempatkan Kusayangki tapi Allah sayangki. Saya mau bersihkan nama baik anak saya, anak saya bukan peminum miras,” tulis sang ibu.

Editor: Isal

Berita Terkait

Polisi Sikat Jaringan Joker Malaysia di Makassar, 9 Kg Sabu dan Ekstasi Disita
Polrestabes Makassar “Ditelanjangi” di Praperadilan, Taufik Beber Borok Penyidikan
Passobis Modus Loker Palsu di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Dicokok
Tersangka Kasus Tanah di Gowa Hatta Hamzah Ngeles, Ngaku Tak Terima Uang
Pemburu Payudara di Bulukumba Dicokok Usai Remas Mahasiswi di Jalan
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Polda Sulsel Kejar Akun Eks Passobis yang Ngaku Setor Upeti ke Oknum Polisi
Upaya Damai Buntu, Kasus Rental Motor Irwansyah Berlanjut Disidik Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:09 WITA

Polisi Sikat Jaringan Joker Malaysia di Makassar, 9 Kg Sabu dan Ekstasi Disita

Jumat, 4 September 2026 - 04:00 WITA

Polrestabes Makassar “Ditelanjangi” di Praperadilan, Taufik Beber Borok Penyidikan

Rabu, 2 September 2026 - 09:15 WITA

Passobis Modus Loker Palsu di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Dicokok

Selasa, 1 September 2026 - 14:22 WITA

Tersangka Kasus Tanah di Gowa Hatta Hamzah Ngeles, Ngaku Tak Terima Uang

Selasa, 1 September 2026 - 01:57 WITA

Pemburu Payudara di Bulukumba Dicokok Usai Remas Mahasiswi di Jalan

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA