Tiga Pelajar Tewas Usai Disiksa dan Dicekoki Miras Oplosan

Sabtu, 4 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pesta miras oplosan di sebuah indekos Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar

Lokasi pesta miras oplosan di sebuah indekos Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar

Zonafaktualnews.com – Tiga orang pelajar menjadi korban penganiayaan oleh temannya

Ketiga pun tewas setelah disiksa dan dicekoki minumas keras oplosan alkohol 96 persen

Kapolsek Biringkanaya, AKP Andi Alimuddin mengatakan bahwa dua pelajar yang pertama tewas usai pesta miras masih di bawah umur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban pertama berinisial AA berusia 15 tahun, lalu MRP berusia 17 tahun.

Keduanya sempat dibawa ke rumah sakit, sebelum akhirnya menghembuskan napas

Belakangan diketahui jika korban tewas bertambah satu orang, menjadi tiga pelajar.

Selain tiga korban tewas, terdapat tiga korban lain yang juga masih pelajar. Ketiganya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA :  Juru Parkir di Makassar Ditemukan Tewas di Kompleks Akik Hijau

Peristiwa pesta miras oplosan itu terjadi di sebuah indekos di Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Selasa (21/2/2023) malam.

Dalam video viral yang beredar, korban tampak disiksa seorang seorang pria.

Kemudian keesokan harinya, para pelajar mengeluh sakit perut dan muntah-muntah. Mereka kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.

Pasca kejadian tersebut, kepolisian pun menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan TKP tersebut menyatakan bahwa ada jerigen alkohol dengan kadar hingga 96 persen.

Tak hanya itu, ditemukan pula botol minuman bersoda dan sebotol anggur merah.

BACA JUGA :  Rektor Atma Jaya Desak Polisi Tetapkan Muara Harianja Cs Jadi Tersangka

Diduga satu jerigen alkohol itu telah habis dikonsumsi.

Para pelajar itu diduga mengoplos alkohol 96 persen di jerigen itu dengan minuman anggur merah dan minuman bersoda.

Berdasarkan keterangan keluarga, salah satu tersangka memukul korban di bagian kepala dan pelipisnya.

Pemukulan ini terjadi secara terus menerus hingga lebam dan berbekas hingga tewas

Pelajar yang menjadi korban tersebut sempat pulang pada pagi hari dalam keadaan mabuk berat. Ini setelah ia dipaksa minum minuman alkohol tersebut oleh temannya.

Tak hanya itu, pelajar itu anak yang dipukul sempat ingin pulang, tetapi diancam akan dibunuh jika tidak ikut minum dengan teman-temannya.

BACA JUGA :  Sontoloyo, Pria Gendut di Makassar “Ngocok” Depan Emak-emak

Namun, pihak kepolisian disebut tidak menggubris kasus ini karena orang tua pelaku diduga adalah salah satu anggota polisi.

Terdapat pula unggahan Facebook ibu korban atas nama Ely Rahmawati yang berduka.

Sang ibu juga menyatakan bahwa anaknya bukanlah peminum minuman keras.

“Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Selamat jalan nak Surga tempatkan Kusayangki tapi Allah sayangki. Saya mau bersihkan nama baik anak saya, anak saya bukan peminum miras,” tulis sang ibu.

Editor: Isal

Berita Terkait

Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone
Pesta Gay di Helen’s Night Mart Disikat Habis, Tiga Pemilik Diskotek Jadi Tersangka
Jejak Pelarian Pembunuh dan Pemerkosa Tante di Jeneponto Berakhir di Sigi
Diduga Aniaya Bocah, Abit di Gowa Dipolisikan Usai Tabrak Kaki Korban Pakai Motor
Malam Minggu Apes, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Dikarungi Polisi
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:19 WITA

Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:57 WITA

Pesta Gay di Helen’s Night Mart Disikat Habis, Tiga Pemilik Diskotek Jadi Tersangka

Senin, 8 Juni 2026 - 09:31 WITA

Jejak Pelarian Pembunuh dan Pemerkosa Tante di Jeneponto Berakhir di Sigi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:00 WITA

Diduga Aniaya Bocah, Abit di Gowa Dipolisikan Usai Tabrak Kaki Korban Pakai Motor

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:07 WITA

Malam Minggu Apes, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Dikarungi Polisi

Berita Terbaru