Surya Paloh Sebut Cak Imin Belum Resmi Duet dengan Anies

Jumat, 1 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum Nasdem Surya Paloh (Foto Nasdem)

Ketum Nasdem Surya Paloh (Foto Nasdem)

Zonafaktualnews.com – Wacana serta isu duet Anies Baswedan dan Cak Imin belum final.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Paloh mengatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar belum resmi menjadi cawapres Anies Baswedan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia tak menampik kemungkinan itu bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA :  Memanas, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, SBY Malah Dilaporkan Nasdem

“Kemungkinan ke arah itu bisa saja terjadi. Tapi saya pikir itu belum terformalkan sedemikian rupa sampai menit ini.

Kita tunggu perkembangan 1-2 hari ini,” kata Paloh

Surya Paloh tak menampik tudingan Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya yang mengatakan Surya telah mengambil keputusan sepihak dengan memasangkan Anies dan Cak Imin

BACA JUGA :  Nasdem Sindir PDIP Sebut Partai Kacang Lupa Kulit

“Kalau persetujuan dalam arti kata mengangguk-angguk saja itu kan belum tuntas sepenuhnya,” ujarnya.

Surya pun tak ingin Demokrat hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang telah dibentuk bersama Nasdem dan PKS.

“Karena harapan kita semuanya bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama,” ujarnya

Surya Paloh mengaku bakal menghormati sikap Demokrat jika memilih hengkang dari KPP.

BACA JUGA :  Surat Cinta Bawaslu untuk Anies Baswedan

“Saya hormati, apalagi yang harus saya katakan?

Kalian lihat, model saya ini kira-kira ada bakat sebagai pengkhianat atau tidak?” imbuhnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru