Skandal Tambang Ilegal, Polisi Tembak Polisi, Kasat Reskrim Tewas, Kabagops Diburu

Jumat, 22 November 2024 - 20:43 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Skandal Tambang Ilegal, Polisi Tembak Polisi, Kasat Reskrim Tewas, Kabagops Diburu

Foto Ilustrasi Polisi Tembak Polisi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Insiden polisi tembak polisi terjadi di Markas Polres Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB.

Peristiwa ini menggegerkan jajaran kepolisian setelah seorang polisi tembak rekannya polisi hingga tewas.

Korban adalah Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshar, yang ditemukan tewas dengan luka tembak di pelipis kanan dan pipi kanan.

Sementara itu, pelaku penembakan diduga adalah Kabagops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar (57), yang kini dalam pelarian dan sedang diburu.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang diterima, kejadian bermula dari penangkapan pelaku tambang galian C ilegal oleh Satreskrim Polres Solok Selatan.

BACA JUGA :  Warung Makan di Makassar Dirusak dan Diserang Busur, 4 Ditangkap, 8-12 DPO

Proses penangkapan ini rupanya memicu ketegangan antara Ulil dan Dadang, yang diketahui sempat menghubungi korban untuk mengonfirmasi penangkapan tersebut.

“Motif sementara diduga karena ketidaksenangan pelaku terhadap penangkapan galian C ilegal,” ujar salah satu sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Saat terduga pelaku tambang galian C tiba di Polres Solok Selatan dan menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim, Dadang mendatangi Ulil di area parkiran.

Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan yang membuat personel Polres berhamburan keluar.

Korban Tewas, Pelaku Kabur

BACA JUGA :  Pemuda di Gowa Tewas dengan Panah Tertancap di Dada Usai Dikeroyok

Ulil ditemukan tergeletak dengan luka tembak di bagian kepala. Pelaku, yang diduga menggunakan pistol dinas, langsung melarikan diri menggunakan mobil dinasnya.

Anggota Polres sempat membawa korban ke Puskesmas Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, namun nyawa Ulil tidak terselamatkan.

Saat ini, kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap AKP Dadang Iskandar. Beberapa saksi di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk mengungkap detail peristiwa tersebut.

Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Kasus ini mencuatkan kembali persoalan tambang ilegal yang kerap menjadi polemik di berbagai daerah.

Aktivitas tambang galian C tanpa izin tidak hanya merugikan negara tetapi juga memicu konflik antar aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  Kabag Ops Polres Solok Selatan Dijerat Pasal Berlapis Usai Tembak Mati Kasat Reskrim

“Kasus ini harus menjadi peringatan serius untuk semua pihak. Penegakan hukum tidak boleh dikompromikan,” ujar seorang pengamat hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Solok Selatan bersama Polda Sumatera Barat masih menyelidiki kasus ini secara intensif, baik dari sisi pelaku maupun latar belakang motif penembakan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es
2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk
Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas
KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:20 WITA

Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:23 WITA

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:07 WITA

2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga

Berita Terbaru