Warung Makan di Makassar Dirusak dan Diserang Busur, 4 Ditangkap, 8-12 DPO

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Ditangkap

Foto Ilustrasi Ditangkap

Zonafaktualnews.com – Makassar kembali dihebohkan dengan aksi kekerasan sekelompok remaja yang menyerang dan merusak sebuah warung makan di Jalan Sungai Limboto, Lorong 54, Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang.

Para pelaku bahkan menggunakan busur panah dalam aksinya yang terjadi pada Minggu (23/2/2025) dini hari.

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap empat pelaku yang seluruhnya masih di bawah umur, dengan rentang usia 11 hingga 14 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat kepolisian juga masih memburu delapan hingga dua belas pelaku lainnya, termasuk dalang utama berinisial AM.

“Keterangan dari para pelaku yang telah diamankan mengarah pada satu nama, yaitu AM, yang diduga sebagai otak di balik penyerangan ini.

Dia diketahui berdomisili di Limboto dan memiliki konflik dengan kelompok lain di daerah tersebut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang, Iptu Faizal kepada wartawan, Senin (3/3/2025).

Menurut Faizal, keempat pelaku mengaku hanya dipanggil oleh AM untuk ikut dalam aksi tersebut tanpa mengetahui rencana sepenuhnya.

BACA JUGA :  Tahanan yang Kabur dari Polsek Tallo Dicokok Kembali

Insiden ini bermula ketika AM melewati Lorong 54 dan meneriakkan nama seseorang yang diduga sebagai musuh lamanya.

Situasi pun memanas hingga berujung pada aksi perusakan dan penyerangan.

“AM-lah yang memegang busur panah. Sementara empat pelaku yang sudah diamankan hanya membonceng dan mengikuti arahan. Saat ini, AM masih dalam pengejaran,” tambah Faizal.

BACA JUGA :  Patok Tarif Tinggi Tanpa Karcis, Jukir Liar Diamuk Jemaah Usai Salat Id di Makassar

Lebih lanjut, diketahui bahwa AM pernah terlibat dalam kasus serupa tahun lalu. Namun, saat itu masalahnya diselesaikan secara damai setelah orang tuanya turun tangan.

Kali ini, polisi bertekad untuk menindaklanjuti kasus tersebut agar tidak terulang kembali.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, mengatakan bahwa total pelaku dalam insiden ini diperkirakan berjumlah 12 hingga 16 orang.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa anak panah yang digunakan dalam serangan tersebut.

BACA JUGA :  Langit Pantai Losari Bertabur Kembang Api Sambut Tahun Baru 2025

“Penyebab awalnya karena salah paham. Para pelaku awalnya hanya berkeliling sekitar TKP, kemudian terjadi cekcok yang berujung pada aksi kekerasan. Tidak ada korban luka dalam insiden ini,” jelas Devi.

Saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu para pelaku lain yang masih buron.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan para tersangka yang belum tertangkap.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru