2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:07 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tangkapan layar video memperlihatkan api sedang melalap kawasan hutan pinus di wilayah Bulu Salili, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026) petang. Luas area hutan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan tim gabungan.

Tangkapan layar video memperlihatkan api sedang melalap kawasan hutan pinus di wilayah Bulu Salili, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026) petang. Luas area hutan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan tim gabungan.

Ringkasan

Kebakaran menghanguskan sekitar dua hektare Hutan Pinus Malino di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat setelah berlangsung beberapa jam. Petugas dan warga tetap berjaga untuk memantau kawasan konservasi tersebut.

Dugaan sementara menunjukkan kebakaran bermula dari aktivitas pembakaran sampah warga yang tidak terkendali di tengah cuaca kemarau. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti peristiwa ini serta menaksir total kerugian.

Zonafaktualnews.com – Hutan Pinus Malino di wilayah Bulu Salili, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, baru saja dilalap si jago merah.

Perkiraan sementara menyebutkan luas area yang hangus mencapai sekitar dua hektare, di tengah cuaca kemarau yang membuat pepohonan menjadi sangat mudah terbakar.

Peristiwa ini terdeteksi sekitar pukul 17.35 WITA, ketika api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar.

BACA JUGA :  Moonsun Fishing & Resto Hadirkan Wisata Kuliner Bernuansa Alam di Gowa

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Gowa, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa hingga saat ini titik awal munculnya api belum diketahui secara pasti dan masih dalam tahap penyelidikan.

Begitu asap dan api terlihat, warga bersama personel TNI serta Polri segera turun ke lokasi dan berupaya menahan jalaran api dengan peralatan seadanya, agar tidak terus meluas ke area yang lebih luas.

“Iya, kebakaran hutan pinus dan lahan di wilayah Bulu Salili,” ujar Syamsul di Gowa, Rabu (19/8/2026).

“Kalau awal mula api belum diketahui dari mana dan masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Proyek SPAM Rp 75 Miliar di Gowa Diduga Sarang Korupsi, Administrasi Amburadul

Upaya pengendalian terus dilakukan hingga akhirnya api berhasil dikuasai dan dipadamkan sekitar pukul 21.30 WITA.

Kepala BPBD Gowa, Wahyudin, menyampaikan keberhasilan ini berkat kerja sama tim gabungan yang meliputi Manggala Agni, petugas Damkar, TNI, Polri, pemerintah setempat, serta warga yang bekerja sama selama berjam-jam.

Meski api sudah tak terlihat lagi, petugas dan warga tetap berjaga serta memantau kawasan agar tidak ada sisa api yang kembali berkobar.

“Alhamdulillah sudah padam sekitar jam 21.30 (Wita), tapi tim terpadu dan masyarakat masih berjaga memastikan semua api padam,” ucap Wahyudin.

“Semoga tuntas malam ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Sulawesi Selatan, Hasnawir, memberikan keterangan terkait dugaan penyebab kebakaran tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun, Hutan Pinus Malino ini terbakar diduga bermula dari kebiasaan warga yang membakar sampah di sekitar kawasan, yang kemudian gagal dikendalikan dan merambat hingga melalap lahan konservasi.

BACA JUGA :  Aula dan Ruang Keuangan Kantor Disdik Makassar Ludes Dilalap Api

“Api diduga dari aktivitas pembakaran sampah dari warga yang kemudian gagal dicegah dan melalap kawasan hutan,” kata Hasnawir kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

“Sekitar satu hektar lahan konservasi yang terkena dampak kebakaran,” jelasnya lebih lanjut.

Kawasan Malino sendiri dikenal sebagai salah satu tujuan wisata dan pendakian yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Kebakaran yang menimpa Hutan Pinus Malino ini menjadi perhatian karena terjadi saat cuaca kemarau membuat kondisi hutan sangat rentan terbakar.

Pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menaksir kerugian yang dialami.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur
Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Minggu, 13 September 2026 - 22:03 WITA

Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar

Minggu, 13 September 2026 - 17:39 WITA

Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur

Minggu, 13 September 2026 - 16:26 WITA

Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Berita Terbaru