Ringkasan
Fenomena hujan es melanda Desa Embonatana, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengonfirmasi bahwa peristiwa alam ini dipicu oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus yang masif akibat kombinasi topografi lokal dan dinamika atmosfer setempat.
Rekaman warga yang memperlihatkan butiran es di permukaan tanah sempat beredar luas di media sosial. Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena fenomena hujan es berpotensi menyebabkan kerusakan pada infrastruktur terbuka, tanaman, dan kendaraan.
Zonafaktualnews.com – Langit di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mendadak diguyur hujan es.
Fenomena langka ini diabadikan warga lewat rekaman video hingga akhirnya viral di media sosial.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa itu benar terjadi.
Fenomena alam ini terpantau melanda Dusun Palandoan, Desa Embonatana, pada Sabtu (22/8/2026) sore.
“Berdasarkan citra satelit dan radar, hujan es terjadi sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 Wita,” ujar Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).
Pihak BMKG menjelaskan, peristiwa tersebut dipicu oleh kombinasi kondisi topografi lokal serta dinamika atmosfer.
Pertumbuhan awan vertikal yang masif menjadi faktor utama terbentuknya butiran es di wilayah dataran tinggi tersebut.
- Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
- Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
- Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur
- Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
- Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
“Hujan es disebabkan oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus yang sangat tinggi sehingga membentuk butiran es,” jelas Nur Asia.
Meski umumnya berlangsung dalam durasi singkat, BMKG meminta masyarakat setempat untuk tetap waspada.
Butiran es berukuran besar memiliki potensi destruktif terhadap infrastruktur terbuka.
“Hujan es perlu diwaspadai, meski biasanya berlangsung singkat. Butiran es yang besar bisa merusak atap rumah, tanaman, dan kendaraan,” imbuhnya.
Dalam video amatir yang beredar, tampak sejumlah warga berlarian mencari tempat berteduh di tengah derasnya hujan.
Perekam video kemudian menunjukkan butiran-butiran es nyata yang berserakan di atas tanah.
Editor : Id Amor





















