Siswi SD di Baubau Digilir 26 Pria, 10 Pelaku Ditangkap, 16 DPO

Senin, 24 Juni 2024 - 05:50 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Siswi SD di Baubau Digilir 26 Pria, 10 Pelaku Ditangkap, 16 DPO

Siswi SD di Baubau, Sultra Digilir Diperkosa 26 Pria (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Seorang siswi sekolah dasar (SD) berusia 13 tahun di Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) digilir 26 pria.

10 dari 26 pelaku pemerkosa siswi SD di Baubau sudah ditangkap, 16 pelaku lainnya masih DPO.

“Sudah 10 orang kita tangkap dan tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Baubau AKBP Bungin Masokan Misalayuk kepada wartawan, Senin (24/6/2024).

Bungin mengatakan para tersangka memiliki peran berbeda-beda. Tidak semua tersangka terbukti memperkosa korban.

Pihaknya juga kata Bungin sudah memeriksa 22 orang saksi terkait kasus ini. Pihak keluarga korban juga telah dimintai keterangan.

BACA JUGA :  Kelakuan Bandit Si Bandot Tua, Genjot ABG 109 Kali

“Kalau saksi itu sekitar 22 orang yang sudah kami periksa, di situ ada pamannya, tantenya juga kita periksa,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan korban, insiden pemerkosaan terjadi pada bulan April lalu dan dilaporkan kepada polisi pada tanggal 12 Mei.

“Ada 26 orang pelakunya dengan tujuh kejadian,” ujarnya

Peristiwa tersebut berlangsung di rumah seorang warga tunanetra.

“Kejadian itu di rumah seorang pria buta. Korban dipaksa oleh pelaku lainnya agar mau digitukan sama pelaku yang tunanetra dengan dituntun oleh pelaku lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemerkosa Gadis Penjual Kerupuk di Makassar Dicokok, Pelaku Juga Ternyata Cabuli Anjing

Setelah kejadian tersebut, korban dikucilkan oleh warga sekitar rumah kakeknya, sehingga ia dibawa oleh tantenya untuk tinggal bersama.

Kedua orang tua korban telah berpisah dan masing-masing sudah memiliki keluarga baru.

“Sekarang dia tinggal sama tantenya,” ungkapnya

Bungin Masokan Misalayuk, menyatakan bahwa sejumlah nama terduga pelaku lainnya telah dikantongi, meskipun ada yang telah melarikan diri setelah korban melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi dari tante korban inisial M mengatakan korban terpaksa berhenti sekolah karena rasa malu dan stigma dari masyarakat sekitarnya.

BACA JUGA :  Pelaku Penyekapan dan Pemerkosa Mahasiswi Perantau di Makassar Ditangkap

Korban, yang merupakan siswi kelas 6 SD, seharusnya sudah lulus tahun ini. Namun, kejadian tersebut memaksanya untuk menghentikan pendidikan.

“Dia merasa malu, akhirnya dia tidak ikut ujian. Sekarang putus sekolah. Saya masih usahakan dia bisa sekolah kembali,” kata tante korban, M.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu
Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar
Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok
Polisi Tangkap Empat “Palukka” Sapi di Maros, Tiga Ternak Laku Rp24 Juta
Kayu Ilegal di Luwu Utara Digagalkan, Sopir dan Truk Diamankan Petugas
Dalih Operasional MBG, Wanita di Makassar Sikat 19 Mobil Rental Lalu Digadai
Polisi Bongkar Modus Operator SPBU Parepare “Kuras” BBM, Izin Terancam Dicabut

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WITA

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WITA

Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WITA

Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WITA

Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok

Minggu, 20 September 2026 - 01:54 WITA

Polisi Tangkap Empat “Palukka” Sapi di Maros, Tiga Ternak Laku Rp24 Juta

Berita Terbaru