Setiap Lihat Janda, “Burung” Dg Kacci Berdiri

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visual dibuat dengan AI

Visual dibuat dengan AI

Sebelum Menggeleng

Disclaimer : Seluruh isi tulisan ini adalah karya fiksi belaka. Nama tokoh, latar tempat, maupun peristiwa yang terjadi di dalamnya hanyalah hasil dramatisasi dan imajinasi kreatif penulis untuk kebutuhan hiburan semata. Segala kemiripan nama, karakter, atau lokasi dengan pihak-pihak tertentu di dunia nyata adalah murni kebetulan belaka dan tidak dimaksudkan untuk menyasar atau menyinggung siapa pun.

Maksud hati memeluk janda, apa daya utang menumpuk di mana-mana, begitulah nasib sial Dg Kacci.

​Urusan selangkangan dan godaan daster tipis memang paling ampuh membuat akal sehat pria luluh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Niat hati ingin menikmati surga dunia, kenyataan malah memaksa kantong bolong dan wibawa rontok tak berbekas.

​Di sepanjang Gang Jati, siapa yang tidak kenal Dg Kacci? Lelaki paruh baya yang hobinya berpenampilan sok gagah, kemeja selalu dibuka tiga kancing atas memamerkan dada berbulu tipis yang dikira sensasional, padahal cuma bikin sakit mata.

​Saban hari, tempat favoritnya adalah pos ronda, tempat ideal untuk memajang pesona palsu sambil cuci mata melihat deretan wanita melintas.

Nah, belakangan ini ada desas-desus liar yang berembus hangat dari balik lipatan daster hingga ke pos ronda, sebuah gosip nakal yang amat nyeleneh, jorok, dan bikin otak warga traveling tanpa rem.

​Pasalnya, tiap kali Janda Bunga melintas meliuk-liuk di depan matanya, “burung” Dg Kacci dipastikan langsung berdiri tegang, kaku, dan mengeras tanpa sanggup ditahan!

​Daya pikat Janda Bunga memang ibarat racun berdosis tinggi. Tiap kali dia melangkah, daster satin tipis tanpa lengan yang melilit tubuh padat berisinya selalu melambai-lambai dimainkan angin.

​Pinggulnya meliuk elastis, memperlihatkan sedikit belahan paha mulusnya yang kuning langsat dan mengilap diterpa sinar matahari pagi.

​Aroma parfum melati malam yang menguar dari balik lipatan lehernya saja sudah cukup untuk membuat iman pria se-RT korslet dan bertekuk lutut.

​Sensasi “burung berdiri” yang dialami Dg Kacci sejatinya bermula dari perkutut kesayangannya yang dinamai Si Badik.

BACA JUGA :  Berawal dari Kenalan Medsos, Janda di Mojokerto Diperkosa Sesama Wanita

​Aneh tapi nyata, Si Badik yang biasanya diam membisu di dalam sangkar bambu, mendadak bakal mengepakkan sayap, berkicau nyaring, dan berdiri tegak kaku begitu menangkap aroma sensual Janda Bunga.

​Melihat reaksi ajaib Si Badik, Dg Kacci yang otaknya memang sudah ketagihan hal-hal berbau mesum langsung Pede tingkat dewa.

​Dia merasa itu bukan sekadar kicauan hewan biasa, melainkan pertanda alam bahwa daster tipis Janda Bunga ditakdirkan untuk berlabuh di kamarnya!

​Pagi itu, dengan dada dihembuskan sok tampan dan jemari meraba-raba bulu dadanya sendiri, Dg Kacci memberanikan diri mencegat langkah anggun sang janda di dekat pos ronda.

​”Aduhh, Bunga, makin silau saja penglihatan. Kau tahu, tiap kali Bunga lewat di sini, ‘burung’-ku langsung berdiri tegang tidak mau diam!” bisik Dg Kacci dengan suara serak-serak basah yang dibuat-buat, matanya liar menjelajahi lekuk dada di balik daster tipis itu.

​Janda Bunga menghentikan langkah. Dia tersenum manis mendayu-dayu, sengaja membetulkan tali daster di bahunya hingga kulit mulusnya makin terpapar terang-benderang.

​”Iya kah, Dg Kacci? ‘Burung’ yang mana itu yang suka berdiri kalau lihat saya?” goda Janda Bunga sambil melirik nakal, bikin darah Dg Kacci mendidih sampai ke ubun-ubun.

​”Dua-duanya, Bunga! Si Badik di dalam sangkar langsung tegak berkicau, dan ‘burung’ di balik celanaku ini rasanya ikut bergetar hebat mau menerobos keluar!” pamer Dg Kacci sambil terkekeh nakal, merasa bualannya sukses bikin sang janda terhipnotis.

​Sepandai-pandai menutupi bau busuk, akhirnya tercium juga! Sensualitas yang tadinya membumbung tinggi sampai ke langit ketujuh mendadak runtuh hancur berantakan dalam hitungan detik!

​Janda Bunga yang tadinya tersenum manis, tiba-tiba mengubah raut wajahnya jadi galak bagai macan betina! Dari dalam tas selempang kulit hitamnya, bukannya parfum atau gincu yang dia keluarkan, melainkan buku catatan tebal bertuliskan DAFTAR UTANG MACET BANK THULE!

BACA JUGA :  Makassar Panen Janda Baru

​Ternyata, Janda Bunga yang kelihatan aduhai itu baru seminggu diterima kerja jadi Debt Collector alias penagih utang paling tega se-kecamatan! Dan Dg Kacci adalah nasabah nomor satu yang paling banyak menunggak!

​”Halah! Banyak bucitramu Dg Kacci! Tidak usah sok puitis bawa-bawa ‘burung’ tegang segala!” teriak Janda Bunga dengan suara melengking khas Makassar yang bikin pos ronda bergetar.

​”Bulan lalu kau alasan burung perkututmu encok, minggu lalu kau alasan burung daramu lepas! Sekarang kau mau bikin alasan ‘burung’ tegang?! Mana uang cicilan Rp 450 ribu bulan ini?! Kau mau bayar sekarang atau saya sita itu perkutut Si Badik sama TV flat-mu?!” bentak Janda Bunga sambil menunjuk-nunjuk muka Dg Kacci pakai bolpoin.

​Seketika itu juga, rahasia biologis Dg Kacci terbongkar di depan warga!

​Rupanya, arti “burung berdiri” yang dirasakan Dg Kacci saat melihat Janda Bunga dari kejauhan bukan cuma karena syahwat, melainkan “burung” alias nyawa dan jiwanya sendiri yang rasanya mau melayang berdiri keluar dari badan karena KETAKUTAN SETENGAH MATI! Dan refleks tubuhnya yang mendadak berdiri tegak kaku itu adalah refleks alami orang yang kebelet mau lari kabur!

​Warga yang nongkrong di pos ronda langsung meledak tertawanya, guling-guling di tanah!

​”Oalahhh Dg Kacci! Tak kira ‘burung’ dalam celanamu yang tegang karena sange, ternyata nyawamu yang mau terbang tegang ditagih Bank Thule!” teriak Bang Tejo sambil menepuk paha.

​Muka Dg Kacci langsung berubah merah padam campur pucat bak mayat. Rasa malu mengunyah habis wibawa sok tampannya. Tanpa ba-bi-bu, refleks “burung” tegang Dg Kacci langsung berubah jadi dorongan mesin turbo!

BACA JUGA :  Niat Mengocok Janda, Duda Sangkalaroa Malah Dikocok Montir Las

​Dg Kacci melompat dari pos ronda dan lari tunggang-ganggang sekuat tenaga melintasi selokan, dikejar oleh Janda Bunga yang berlari kencang sambil mengibaskan daster dan melambaikan buku utang!

​MEEONGG! Si Badik di dalam sangkar malah ikut-ikutan berkicau makin nyaring melihat tuannya dikejar-kejar janda.

​Sore itu, Dg Kacci terpaksa bersembunyi di dalam kandang ayam belakang rumah warga sambil ngos-ngosan dan memegangi pinggangnya yang mendadak encok.

​Di situlah Dg Kacci tersadar sambil meratapi nasibnya, membual soal “burung” di depan janda demi pencitraan sok gagah itu adalah musibah besar. Sebab begitu pesona sensual sang janda berubah jadi teror tagihan utang, bukan cuma Si Badik yang bikin malu, tapi harga dirinya ikut hancur berantakan!

Penulis : Ibhe Ananda
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Makna dan Pesan Moral

1. Gaya Boleh Keren, Utang Jangan Macet

Gaya sok gagah Dg Kacci di depan umum langsung rontok tak berbekas begitu berhadapan dengan realita finansial. Lebih baik hidup sederhana dan jujur apa adanya daripada sok keren tebar pesona tapi isi dompet kering kerontang dan cicilan menumpuk di mana-mana.

2. Jangan Gampang Pede Cuma Karena “Pertanda Alam”

Zaman sekarang, jangan terlalu cepat merasa di atas angin atau ge-er tingkat dewa. Maksud hati menyangka sinyal-sinyal di sekitar adalah tanda cinta dan jodoh mendekat, ternyata itu cuma kode bahaya bahwa urusan masa lalu belum selesai diselesaikan!

3. Penampilan Luar Sering Kali Menipu

Jangan mudah terperdaya oleh visual sensual dan senyuman manis seseorang di awal. Di balik daster anggun dan pesona yang bikin otak traveling, bisa saja ada tanggung jawab besar dan kejutan tak terduga yang siap membuat jantung berdebar keras!

Berita Terkait

ACW Minta Kejari Usut Total Jalan Beton Parepare 2025, Jangan Pilih-Pilih
Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak
Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna
Kebijakan Pilah Sampah di Makassar Dinilai Sisakan Celah Kesiapan Sistem
Menteri LH Jumhur Hidayat Nangis Bela MBG, Warganet Ramai Beri Cibiran
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Habib Rizieq Sentil Mahfud: “Lu yang Bubarin FPI, Sekarang Teriak Amar Ma’ruf”
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:28 WITA

ACW Minta Kejari Usut Total Jalan Beton Parepare 2025, Jangan Pilih-Pilih

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:42 WITA

Setiap Lihat Janda, “Burung” Dg Kacci Berdiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:55 WITA

Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:25 WITA

Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:38 WITA

Kebijakan Pilah Sampah di Makassar Dinilai Sisakan Celah Kesiapan Sistem

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Setiap Lihat Janda, “Burung” Dg Kacci Berdiri

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:42 WITA