Serangan Hizbullah Picu Hoax, Kepala Staf IDF Herzi Halevi Dikabarkan Tewas

Senin, 14 Oktober 2024 - 04:38 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Serangan Hizbullah Picu Hoax, Kepala Staf IDF Herzi Halevi Dikabarkan Tewas

Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Media sosial kembali dihebohkan dengan kabar tak berdasar mengenai tewasnya Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi, yang diduga meninggal akibat serangan drone Hizbullah.

Laporan ini pertama kali mencuat setelah insiden ledakan di dekat wilayah Binyamina, yang terjadi pada Minggu malam dan menyebabkan puluhan orang terluka.

Rumor tersebut dengan cepat menyebar, memicu spekulasi di berbagai platform, termasuk X (sebelumnya Twitter).

BACA JUGA :  Tentara Israel Menyerbu dan Mengebom RS Al Shifa Gaza

Beberapa akun besar, seperti Dr. Anastasia Maria Loupis dan Jackson Hinkle, turut membagikan informasi yang belum terkonfirmasi, mengklaim bahwa Halevi terbunuh dalam serangan tersebut.

Dr. Loupis bahkan memposting foto Halevi dengan tulisan bahwa kematiannya sudah dikonfirmasi.

Jackson Hinkle, seorang komentator anti-Israel, ikut memperkeruh situasi dengan menyatakan bahwa pembunuhan Halevi dilakukan menggunakan “Drone Friber-Optic canggih.”

Unggahan Hinkle menarik perhatian besar, terutama karena dia memiliki jutaan pengikut.

BACA JUGA :  Narasi Pembunuhan Prabowo ala JFK Beredar, Ini Peringatan Direktur IPR

Tak hanya itu, akun terverifikasi SilencedSirs menambah kebingungan dengan menyebarkan gambar palsu yang memperlihatkan wajah Halevi dengan tanda silang merah besar, seolah mengindikasikan bahwa ia telah “dihilangkan.”

Beberapa jurnalis juga ikut mengomentari isu ini, meski mereka menyebut laporan tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.

Namun, The Jerusalem Post dengan tegas membantah rumor tersebut. Mereka menyebut kabar kematian Herzi Halevi sebagai hoax yang tak berdasar, menekankan bahwa tidak ada bukti kuat yang mendukung klaim tersebut.

BACA JUGA :  Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras

Peredaran informasi yang salah ini kembali menyoroti bahaya hoax, terutama di saat konflik besar seperti yang tengah terjadi di wilayah tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik