Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan klaim kebakaran di salah satu kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin usai diduga diserang 91 drone.

Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan klaim kebakaran di salah satu kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin usai diduga diserang 91 drone.

Zonafaktualnews.com – Ketegangan geopolitik antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Moskow mengklaim kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di wilayah Novgorod, Rusia barat laut, menjadi sasaran serangan drone jarak jauh pada malam 28 hingga 29 Desember 2025.

Pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan insiden tersebut akan dibalas dengan langkah keras.

Presiden Vladimir Putin secara langsung menyampaikan peringatan itu kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam percakapan telepon pada Senin, 29 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut disampaikan ajudan presiden Rusia, Yuri Ushakov, kepada awak media.

Dalam komunikasi tersebut, Trump terlebih dahulu menyampaikan laporan hasil pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Florida sehari sebelumnya.

BACA JUGA :  Tsunami 4 Meter Hantam Rusia Timur, Jepang hingga AS Waspada

Pembicaraan kemudian mengarah pada klaim Rusia terkait serangan drone yang disebut menargetkan kediaman presiden Rusia.

Menurut Ushakov, Putin menilai serangan tersebut sebagai tindakan serius yang tidak dapat ditoleransi. Rusia, kata dia, tidak akan membiarkan insiden itu berlalu tanpa respons yang setimpal.

Meski nada peringatan menguat, pemerintah Rusia menyatakan masih membuka ruang kerja sama dengan Washington dalam upaya mencari jalan keluar konflik Ukraina.

Rusia juga mengisyaratkan adanya perubahan sikap terhadap sejumlah kesepakatan dan skema solusi yang sebelumnya telah dibahas.

BACA JUGA :  Presiden Ukraina Zelensky Masuk Daftar Buronan Rusia

“Posisi Rusia akan disesuaikan kembali terhadap berbagai kesepakatan yang telah dicapai serta terhadap pendekatan penyelesaian konflik yang sedang dipertimbangkan,” ujar Ushakov.

Ushakov juga menyebut serangan drone tersebut terjadi hampir bersamaan dengan pertemuan Trump dan Zelenskyy di Amerika Serikat. Ushakov mengklaim Presiden Trump terkejut dan menunjukkan kemarahan setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuding Ukraina sebagai pihak yang melancarkan serangan menggunakan 91 unit drone jarak jauh dalam insiden yang diklaim terjadi pada akhir Desember 2025.

Lavrov menegaskan Moskow akan meninjau ulang posisi tawarnya dalam proses negosiasi terkait Ukraina, meskipun Rusia tetap menyatakan tidak akan menarik diri dari jalur diplomasi dengan Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Iran Tiru Taktik Rusia, Lukisan 3D Helikopter Berhasil “Prank” Rudal Israel

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membantah tuduhan tersebut. Melalui pernyataan di media sosial, Zelenskyy menilai klaim Rusia tidak berdasar dan sengaja dihembuskan untuk merusak dinamika diplomasi yang tengah dibangun bersama pemerintahan Presiden Trump.

Zelenskyy juga menuduh Moskow menjadikan isu tersebut sebagai dalih untuk membenarkan serangan lanjutan ke wilayah Ukraina, termasuk Kyiv, serta sebagai cara menghindari langkah konkret yang diperlukan guna mengakhiri perang.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Turki yang Berjuang Bebaskan 9 WNI dari Israel, Menlu Sugiono yang Tepuk Dada?
InCare Desak APIP Periksa Oknum Pejabat Parepare Terkait Pembiaran Alfamart Ilegal
Menguji Wajah Penegakan Hukum dalam Kasus Pejabat Publik
PUPR Parepare Stop 2 Gerai Alfamart, 1 Tanpa STPW Dapat Perlakuan ‘Istimewa’
Anak Polisi Ngaku Kebal Hukum, Netizen: Mustahil Dipidana, Ortu Berpangkat
Lahir dengan Kelainan Langka, Bayi Bermata Satu di Kendari Cuma Hidup 5 Jam
Polisi Telusuri Aktivitas Terakhir Mahasiswi Unhas Sebelum Ditemukan Tewas
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:22 WITA

Turki yang Berjuang Bebaskan 9 WNI dari Israel, Menlu Sugiono yang Tepuk Dada?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:37 WITA

InCare Desak APIP Periksa Oknum Pejabat Parepare Terkait Pembiaran Alfamart Ilegal

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Menguji Wajah Penegakan Hukum dalam Kasus Pejabat Publik

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:44 WITA

PUPR Parepare Stop 2 Gerai Alfamart, 1 Tanpa STPW Dapat Perlakuan ‘Istimewa’

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:53 WITA

Anak Polisi Ngaku Kebal Hukum, Netizen: Mustahil Dipidana, Ortu Berpangkat

Berita Terbaru