Raja Salman Murka, Arab Saudi Kutuk Keras Zionis Israel

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Salman Murka, Arab Saudi Kutuk Keras Zionis Israel

Raja Salman Murka, Arab Saudi Kutuk Keras Zionis Israel

Zonafaktualnews.com – Penjajahan dan pembantaian Israel terhadap warga Gaza Palestina membuat murka Raja Salman bin Abdulaziz.

Terbaru, Selasa (31/10/2023) militer zionis Israel menyerang kamp pengungsian terbesar di Gaza, Jabalia.

Reaksi tersebut membuat Pemerintah Raja Salman bin Abdulaziz dan Arab Saudi mengecam keras Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raja Salman bin Abdulaziz menyebutnya tidak manusiawi. Di mana banyak warga sipil tidak berdosa tewas.

“Kerajaan Arab Saudi mengutuk keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan pasukan pendudukan Israel terhadap kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza yang terkepung,

Menyebabkan kematian dan cedera pada sejumlah besar warga sipil tak berdosa”, kata kerajaan, dikutip CNBC, Rabu (1/11/2023).

“Kerajaan mengutuk dan menolak sepenuhnya penargetan yang berulang oleh militer pendudukan Israel di wilayah yang padat penduduk dan ini terus mengulangi pelanggaran pada hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional,” sambungnya.

BACA JUGA :  Gencatan Senjata Gagal, Trump Semprot Israel Usai Serangan ke Iran

Arab Saudi juga menyebut komunitas internasional telah gagal dalam memberikan tekanan pada pasukan Israel untuk segera menyetujui gencatan senjata. Padahal ini sesuai dengan resolusi PBB 27 Oktober 2023.

“Kerajaan menekankan bahwa situasi kemanusiaan yang mengerikan akibat eskalasi yang sedang berlangsung tidak dapat dibenarkan dan bahwa penghentian pertumpahan darah, perlindungan warga sipil, dan penghentian operasi militer merupakan prioritas mendesak,” tegasnya lagi.

BACA JUGA :  Sheikh Abbasi Ditangkap, Aktivitas Masjid Al-Aqsa Dibatasi Israel Jelang Ramadan

“Kegagalan untuk segera mematuhi prinsip-prinsip ini pasti akan menyebabkan bencana kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab pendudukan Israel dan masyarakat internasional,” ucapnya.

Pemerintah Qatar juga mengutuk pemboman Israel terhadap kamp Jabalia. Ini, kata negeri itu, akan merusak upaya mediasi dan deeskalasi.

“Pembantaian baru terhadap rakyat Palestina yang tidak berdaya”, kata Kementerian Luar Negeri kata dikutip AFP dari media lokal.

“Perluasan serangan Israel di Jalur Gaza yang mencakup sasaran sipil,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Rencana Bom Nuklir Gaza Bocor, Netanyahu Copot Menterinya

Sebelumnya serangan ke kamp pengungsi di Jabalia telah menewaskan dan melukai setidaknya 400 orang. Ini menambah jumlah korban sipil Gaza menjadi 8.525 orang.

“Jumlah awal korban syahid dan terluka dalam serangan pendudukan di Jabalia adalah 400 orang,” tegas Direktur RS Indonesia, Dr Atef Al-Kahlot saat konferensi pers, dikutip CNBC International dari NBC.

Ia mengatakan pencarian korban lain masih dilakukan. Orang-orang mungkin masih terkubur di bawah reruntuhan di Jabalia.

Jabalia menampung keluarga pengungsi dari perang dengan Israel sejak tahun 1948

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:15 WITA

Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Berita Terbaru