Putin Ultimatum Amerika Serikat Untuk Tidak Bantu Israel

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putin Ultimatum Amerika Serikat Untuk Tidak Bantu Israel (Foto : Reuters)

Putin Ultimatum Amerika Serikat Untuk Tidak Bantu Israel (Foto : Reuters)

Zonafaktualnews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin memberi ultimatum keras kepada Amerika Serikat.

Putin meminta Amerika Serikat untuk tidak membantu Israel dalam konflik dengan Palestina.

Jika Amerika Serikat membantu, Putin menyatakan akan mendukung Palestina secara terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan ini disampaikan oleh Putin dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun televisi Rusia RT pada Minggu (8/10/2023).

Putin mengatakan bahwa Rusia tidak akan tinggal diam jika melihat Israel melakukan agresi terhadap rakyat Palestina.

“Kami tidak akan membiarkan Israel menghancurkan Palestina.

Kami tidak akan membiarkan Israel melanggar hak-hak rakyat Palestina.

Kami tidak akan membiarkan Israel mengubah status quo di Yerusalem.

Kami tidak akan membiarkan Israel mengusir warga Palestina dari tanah mereka,” tegas Putin.

Rusia telah menyerukan gencatan senjata segera antara Israel dan Palestina, dan mendukung solusi dua negara sebagai jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

BACA JUGA :  Rencana Bom Nuklir Gaza Bocor, Netanyahu Copot Menterinya

Putin juga mengkritik AS yang dinilainya berpihak kepada Israel dan memberikan bantuan militer dan keuangan yang besar kepada negara Yahudi itu.

“AS adalah sekutu utama Israel. AS adalah penyumbang terbesar bagi Israel. AS adalah pelindung terkuat bagi Israel.

AS adalah penghalang terbesar bagi perdamaian di Timur Tengah. AS adalah musuh terburuk bagi Palestina,” ujar Putin.

Putin mengklaim bahwa tanpa bantuan dari AS, Israel tidak akan mampu bertahan lama dalam menghadapi perlawanan dari Palestina.

Putin mencontohkan Ukraina, yang menurutnya hanya bisa bertahan seminggu tanpa bantuan Barat.

“Jika AS berhenti memberikan bantuan kepada Israel besok, Israel hanya akan hidup selama seminggu ketika mereka kehabisan amunisi.

Jika AS berhenti memberikan bantuan kepada Israel besok, Israel hanya akan hidup selama seminggu ketika mereka kehabisan uang.

Jika AS berhenti memberikan bantuan kepada Israel besok, Israel hanya akan hidup selama seminggu ketika mereka kehabisan teman,” sindir Putin.

Putin menegaskan bahwa Rusia siap memberikan bantuan kepada Palestina jika AS tetap bersikeras untuk membantu Israel.

BACA JUGA :  Israel Serang Gaza Usai Gencatan Senjata Runtuh, Wanita dan Anak-anak Tewas

Dia mengatakan bahwa Rusia memiliki senjata-senjata canggih yang bisa digunakan untuk melawan Israel, seperti rudal balistik, pesawat tempur, dan sistem pertahanan udara.

“Kami memiliki persenjataan yang cukup untuk melindungi Palestina dari serangan Israel.

Kami memiliki persenjataan yang cukup untuk menyerang Israel dari jarak jauh.

Kami memiliki persenjataan yang cukup untuk menembus perisai anti-roket Israel.

Kami memiliki persenjataan yang cukup untuk membuat Israel menyesal,” ancam Putin.

Putin juga mengatakan bahwa Rusia akan menggalang dukungan internasional bagi Palestina, dan meminta negara-negara Arab dan Islam untuk bersatu dalam membela hak-hak rakyat Palestina.

BACA JUGA :  Empat Remaja Hina Anak Palestina, MUI Desak Tindakan Hukum

Dia mengatakan bahwa Rusia akan menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB untuk mencegah resolusi yang merugikan Palestina.

“Kami akan berdiri bersama Palestina dalam perjuangan mereka melawan penjajahan Israel.

Kami akan berdiri bersama Palestina dalam perjuangan mereka melawan apartheid Israel.

Kami akan berdiri bersama Palestina dalam perjuangan mereka melawan terorisme Israel.

Kami akan berdiri bersama Palestina dalam perjuangan mereka melawan ketidakadilan Israel,” pungkas Putin.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara
Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:49 WITA

Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:02 WITA

Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WITA

Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:44 WITA

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Berita Terbaru