Proyek Irigasi di Gowa Mangkrak Jadi Bangkai, Oknum Kades Diduga Bermain?

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Proyek Irigasi di Gowa Tak Bertuan Mangkrak dan Jadi Bangkai Beton

Foto Kolase : Proyek Irigasi di Gowa Tak Bertuan Mangkrak dan Jadi Bangkai Beton

Zonafaktualnews.com – Proyek pembangunan irigasi yang didanai melalui Dana Swakelola dari Pemerintah Pusat (PP) di Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ‘mangkrak’ dan tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.

Empat titik proyek yang digarap sejak tahun 2022 ini diduga terbengkalai, dan pengerjaannya disinyalir tidak transparan.

Kini, proyek yang seharusnya mendukung pertanian di daerah tersebut malah menjadi “bangkai” yang merugikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dana Swakelola yang berasal dari anggaran pemerintah pusat tersebut dialokasikan untuk empat kelompok tani di Desa Jipang, yakni Kelompok Tani Kale, Kelompok Tani Baluburu, Kelompok Tani Biring Je’ne, dan Kelompok Tani Masaleh.

BACA JUGA :  Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Pelaku Kocar-kacir Lari hingga Nyebur ke Danau

Namun, hingga kini, para petani mengaku tidak pernah merasakan manfaat dari keberadaan proyek irigasi tersebut.

Hasil penelusuran tim media menunjukkan bahwa proyek ini dikerjakan tanpa adanya papan informasi anggaran, sehingga warga setempat tidak mengetahui jumlah dana yang digunakan.

Salah satu petani yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proyek ini sudah rusak meskipun baru beberapa tahun selesai dikerjakan.

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2022
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2022

“Selama proyek dikerjakan, tidak ada papan proyek yang dipasang, jadi kami tidak tahu berapa anggarannya. Selain itu, proyek ini tidak pernah berfungsi dan manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Sekarang malah sudah rusak,” ujar seorang petani di Desa Jipang.

BACA JUGA :  Alfamidi Samata Beroperasi Tanpa PBG, Pemerintah Gowa Gagal Tindak Tegas

Pekerjaan proyek ini diketahui berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, satuan kerja O&P SDA Pompengan Jeneberang dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2022.

Proyek tersebut semestinya dikelola oleh Kelompok Tani Kale, namun diduga dikerjakan oleh oknum kepala desa berinisial AR Dg Palallo, yang disinyalir memainkan peran di balik terbengkalainya proyek tersebut.

Menanggapi masalah ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa, Muhammad Ihsan, menyatakan bahwa pihaknya siap mengusut kasus ini lebih lanjut jika ditemukan dua alat bukti yang cukup.

BACA JUGA :  Bawaslu Diminta Telusuri Motif Sejumlah Camat Gowa Berlibur di Bali

“Semua laporan dan aduan masyarakat kami atensi. Kalau ada minimal dua alat bukti yang cukup, kami tindak lanjuti,” tegas Kajari Gowa saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (27/1/2025).

Sementara itu, oknum kepala desa AR Dg Palallo, yang diduga terlibat dalam pengerjaan proyek ini, belum memberikan keterangan meskipun telah dihubungi melalui by phone dan pesan WhatsApp.

Hingga saat ini, tim media masih terus melakukan penelusuran terkait sumber pendanaan dan kemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek irigasi yang kini terancam sia-sia.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal
Bareskrim Polri Rilis Wajah 2 Wanita DPO Asal Makassar Pengendali Sabu
Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA
Oknum ASN di Takalar Diduga Terseret Hubungan Terlarang dengan Pelajar
Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 01:41 WITA

Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal

Sabtu, 25 April 2026 - 18:02 WITA

Bareskrim Polri Rilis Wajah 2 Wanita DPO Asal Makassar Pengendali Sabu

Sabtu, 25 April 2026 - 16:36 WITA

Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Jumat, 24 April 2026 - 01:50 WITA

Oknum ASN di Takalar Diduga Terseret Hubungan Terlarang dengan Pelajar

Jumat, 24 April 2026 - 00:53 WITA

Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas

Berita Terbaru