Proyek Irigasi di Gowa Mangkrak Jadi Bangkai, Oknum Kades Diduga Bermain?

Rabu, 29 Januari 2025 - 21:49 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto Kolase : Proyek Irigasi di Gowa Tak Bertuan Mangkrak dan Jadi Bangkai Beton

Foto Kolase : Proyek Irigasi di Gowa Tak Bertuan Mangkrak dan Jadi Bangkai Beton

Zonafaktualnews.com – Proyek pembangunan irigasi yang didanai melalui Dana Swakelola dari Pemerintah Pusat (PP) di Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ‘mangkrak’ dan tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.

Empat titik proyek yang digarap sejak tahun 2022 ini diduga terbengkalai, dan pengerjaannya disinyalir tidak transparan.

Kini, proyek yang seharusnya mendukung pertanian di daerah tersebut malah menjadi “bangkai” yang merugikan.

Dana Swakelola yang berasal dari anggaran pemerintah pusat tersebut dialokasikan untuk empat kelompok tani di Desa Jipang, yakni Kelompok Tani Kale, Kelompok Tani Baluburu, Kelompok Tani Biring Je’ne, dan Kelompok Tani Masaleh.

Namun, hingga kini, para petani mengaku tidak pernah merasakan manfaat dari keberadaan proyek irigasi tersebut.

BACA JUGA :  Eksekutor Pemerkosa Gadis 14 Tahun di Gowa Dicokok Polisi

Hasil penelusuran tim media menunjukkan bahwa proyek ini dikerjakan tanpa adanya papan informasi anggaran, sehingga warga setempat tidak mengetahui jumlah dana yang digunakan.

Salah satu petani yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proyek ini sudah rusak meskipun baru beberapa tahun selesai dikerjakan.

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2022
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2022

“Selama proyek dikerjakan, tidak ada papan proyek yang dipasang, jadi kami tidak tahu berapa anggarannya. Selain itu, proyek ini tidak pernah berfungsi dan manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Sekarang malah sudah rusak,” ujar seorang petani di Desa Jipang.

Pekerjaan proyek ini diketahui berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, satuan kerja O&P SDA Pompengan Jeneberang dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2022.

BACA JUGA :  Bawaslu Diminta Telusuri Motif Sejumlah Camat Gowa Berlibur di Bali

Proyek tersebut semestinya dikelola oleh Kelompok Tani Kale, namun diduga dikerjakan oleh oknum kepala desa berinisial AR Dg Palallo, yang disinyalir memainkan peran di balik terbengkalainya proyek tersebut.

Menanggapi masalah ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa, Muhammad Ihsan, menyatakan bahwa pihaknya siap mengusut kasus ini lebih lanjut jika ditemukan dua alat bukti yang cukup.

“Semua laporan dan aduan masyarakat kami atensi. Kalau ada minimal dua alat bukti yang cukup, kami tindak lanjuti,” tegas Kajari Gowa saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (27/1/2025).

BACA JUGA :  Mobil Belum Lunas Digadai, Pemuda di Gowa Diringkus Polisi

Sementara itu, oknum kepala desa AR Dg Palallo, yang diduga terlibat dalam pengerjaan proyek ini, belum memberikan keterangan meskipun telah dihubungi melalui by phone dan pesan WhatsApp.

Hingga saat ini, tim media masih terus melakukan penelusuran terkait sumber pendanaan dan kemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek irigasi yang kini terancam sia-sia.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terbaru