Sontoloyo! Ayah di Gowa Jadikan Anak Kandung “Budak Seks” Selama 7 Tahun

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi - Ayah di Gowa Jadikan Anak Kandung “Budak Seks” Selama 7 Tahun

Foto ilustrasi - Ayah di Gowa Jadikan Anak Kandung “Budak Seks” Selama 7 Tahun

Zonafaktualnews.com – Seorang ayah seharusnya menjadi pelindung, justru menjelma menjadi predator bagi anak kandungnya sendiri.

Seperti yang dialami NR (17), menjadi korban kekejian AG (45), di Pattalasang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Selama tujuh tahun, sejak NR masih berusia 11 tahun, AG tega menjadikan putrinya sendiri sebagai “budak seks”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terbongkar usai korban akhirnya memberanikan diri mendatangi Polres Gowa bersama seorang rekannya untuk melaporkan perbuatan bejat ayahnya, pada Selasa (7/10/2025).

BACA JUGA :  Sadis! Bripka M Aniaya Remaja hingga Babak Belur di Gowa

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gowa bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa tindakan AG bukan kali pertama. Ia mengakui perbuatannya telah berlangsung sejak 2016, saat NR masih berusia 11 tahun. Kini, NR telah berusia 17 tahun.

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, menyatakan bahwa seorang ayah kandung telah diamankan atas dugaan kekerasan seksual terhadap putrinya sejak usia 11 tahun.

“Pelaku mengakui telah menyetubuhi anaknya berulang kali selama tujuh tahun, bahkan saat istrinya terlelap di samping mereka,” ujar Kapolres Gowa, Rabu (8/10/2025).

BACA JUGA :  Waspada, Modus Berkedok Debt Collector dan Polisi Marak di Sulsel

Pelaku tak dapat mengelak. Di hadapan penyidik, ia mengakui perbuatannya.

“Saya lakukan di samping istri saya yang sedang tertidur,” ujarnya.

AG kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gowa. Meski sempat berkilah, ia akhirnya menyesali perbuatannya.

“Saya khilaf dan menyesal. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi,” ungkapnya saat diinterogasi.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar, menambahkan bahwa pihaknya terus mendalami kasus ini, berupaya mengungkap detail motif dan rentang waktu kejadian.

BACA JUGA :  Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Pelaku Kocar-kacir Lari hingga Nyebur ke Danau

“Kami akan mencocokkan fakta dari pengakuan pelaku dan korban,” jelasnya.

“Prioritas kami saat ini adalah pemulihan kondisi korban. Kami akan berkoordinasi dengan PPA provinsi dan kabupaten untuk memastikan korban merasa aman dan mampu bangkit dari trauma,” lanjut AKP Bachtiar.

Polres Gowa memastikan korban mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis untuk memulihkan trauma.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru