Praktik Pungli “Diobok-obok” Wartawan, Kapolda Sulsel Malah Marah-marah

Kamis, 5 September 2024 - 10:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pungli

Ilustrasi Pungli

Zonafaktualnews.com –  Skandal pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Bone memicu reaksi keras dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Praktik pungli ini terungkap berkat laporan mendalam dari salah satu wartawan media online di Sulawesi Selatan bernama, Heri Siswanto.

Heri, bukannya mendapatkan dukungan untuk pengusutan, ia malah justru menghadapi kemarahan dari Kapolda Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Heri, kemarahan Kapolda Sulsel terjadi setelah ia memberitakan mengenai pungli SIM di Satpas Polres Bone.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Gagalkan Peredaran Sabu di Wajo, Sabu 101,7 Gram Disita

“Dia (Andi Rian) marah-marah dan mempertanyakan mengapa saya sering memberitakan hal-hal negatif tentang polisi. Dia bahkan menyatakan bahwa saya sedang menyerang institusi kepolisian dengan pemberitaan tersebut,” ungkap Heri pada Selasa (3/9/2024).

Tak hanya berhenti di situ, kemarahan Kapolda juga menyasar laporan Heri mengenai penanganan kasus BBM subsidi di Polres Sidrap.

“Dia bilang, ‘Kamu juga kan kemarin yang ramai-ramai memberitakan BBM yang ditangani Polres Sidrap? Saya juga bingung apa maumu itu,'” jelas Heri menirukan ucapan Andi Rian.

BACA JUGA :  Pengamat ISESS Minta Kapolri Tegur Kapolda Sulsel Terkait Intimidasi Wartawan

Lebih mengejutkan lagi, Heri mendapati bahwa istrinya, yang merupakan ASN Polri di Polres Sidrap, tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Selayar, sebuah daerah terpencil di ujung provinsi.

Heri mencurigai bahwa mutasi ini merupakan bentuk pembalasan terkait pemberitaan yang ia buat.

Sejumlah aktivis dan pemerhati kepolisian mulai mencurigai adanya keterlibatan Kapolda dalam pungli SIM tersebut.

BACA JUGA :  Polisi Obrak-abrik 14 Tambang Ilegal di Enrekang

“Ada indikasi kuat bahwa Kapolda mungkin mendapatkan bagian dari hasil pungli. Reaksi marahnya terhadap wartawan dan mutasi ASN menunjukkan adanya hal yang mencurigakan,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Hingga saat ini, Kapolda Sulsel belum memberikan klarifikasi resmi mengenai polemik ini.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Mentan Ditantang Buka Data Anggaran Rp2,5 Triliun untuk Pertanian Aceh
Kajati Banten Baru Didesak Bongkar Dugaan Mark-Up, Pungli hingga Jual Jabatan
Jago Merah Takluk, Kebakaran Mall Nipah Makassar Diduga dari Toko Azko
Jago Merah Mengamuk di Mall Nipah Makassar, Arus Lalu Lintas Tersendat
Potret Makassar “Rantasa”, Sampah Dipilah Menumpuk 5 Hari di Borong
TPA Tamangapa Diklaim 93%, Warga Tak Butuh Angka Tapi Bukti Angkut Sampah Basah
TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Mentan Ditantang Buka Data Anggaran Rp2,5 Triliun untuk Pertanian Aceh

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:31 WITA

Kajati Banten Baru Didesak Bongkar Dugaan Mark-Up, Pungli hingga Jual Jabatan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Jago Merah Takluk, Kebakaran Mall Nipah Makassar Diduga dari Toko Azko

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:40 WITA

Jago Merah Mengamuk di Mall Nipah Makassar, Arus Lalu Lintas Tersendat

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA